,
06 Maret 2018 | dibaca: 109 Kali
Polsek Taman Sari Bina Ojek Online
noeh21

Jakarta Skandal

Polsek Metro Tamansari melakukan pembinaan terjadap Ojek Online Paska penagniayaan terhadap dua orang pengamen satu diantaranya tewas di Kawasan Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (4/3) malam.

Kapolsek Metro Tamansari AKBP Erick Frendriz mengatakan, pembinaan ini sekaligus mengucapkan ikrar ojol yang diikuti oleh sebanyak 120 orang ojol sebagai perwakilan se- Jakarta Barat.

"Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk menggandeng komunitas ojek Online membantu tupoksi Polri yaitu memelihara Kamtibmas," ujar Erick Senin (5/3).

Menurut Erick, situasi keamanan secara umum di Wilayah Jakarta Barat khususnya Polsek Tamansari perlu membangun mitra yang lebih baik di lapangan. Sehingga, kejadian persekusi seperti di kawasan Tambora tidak terulang kembali.

Apalagi dalam insiden itu salah satu pengamen yang dituduh jambret sampai meninggal dunia karena dianiaya ojol.

"Karena Negara kita adalah negara hukum untuk itu kita harus mentaatinya. Mari bersikap dewasa, peristiwa yang masuk ranah hukum serahkan kepada Kepolisian, untuk itu jangan main hakim sendiri," pintanya.

Dalam ikrar ini, semua ojol yang hadir bakal menandatangani perjanjian tidak bakal main hakim sendiri dan akan menyampaikan kepada rekan sesama ojol dilapangan untuk tidak terpancing dengan informasi yang belum jelas didapatnya.

"Kalau ada informasi mari kita cerna dulu jangan langsung kita telan dan melakukan tindakan sendiri sendiri, serahkan kepada kami pihak kepolisian. Jangan mudah emosi atau arogan," tukasnya.[]
Berita Terkait
Berita Lainnya