,
16 Februari 2021 | dibaca: 225 Kali
Pemberhentian Kades Banjar Sari Dari Jabatannya Sesuai Dengan Aturan Perundang - Undangan.
noeh21
Kadis PMD Lombok Timur Hairi, M.Si.
NTB - tabloidskandal.com
Pemberhentian Kepala Desa Banjar Sari "Zuhri, S.Ag", Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan atau regulasi, baik Peraturan Bupati Lombok Timur nomor 6 Tahun 2018 maupun Permendagri nomor 6 Tahun 2015 tentang Tata-cara pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa.
 
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Kabupaten Lombok Timur, Hairi, M.Si saat di konfirmasi wartawan tabloidskandal.com di ruang kerjannya Selasa, 16 Februari 2021 di sela menerima tamu dari masyarakat Desa Banjar Sari dan Kades Banjar sari yaitu Zuhri, S,Ag (Kades yang diberhentikan).
 
Ia juga mengatakan Kades Banjar Sari diberhentikan lantaran diduga kuat telah “menilep” uang BLT DD Tahun 2020 dan tidak bisa mengembalikan sesuai janji sang Kades pada waktu dan kesempatan yang sudah diberikan atsu disepakati.
 
Kades Banjar Sari Zuhri dihadapan BPD Desa Banjar Sari, warga masyarakat, dan juga unsur pemerintah kecamatan merasa tertekan dengan terpaksa dan legowo Zuhri mengundurkan diri.
 
Surat Keputusan (SK) PLT Kades Banjarsari sudah ditandatangani Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmi dan acara pelantikannya akan dilaksanakan besok hari Rabu tanggal 17/02/2021 bertempat di kantor desa Banjarsari dan dalam SK itu menunjuk Sugandi selaku Kasi PMD Kecamatan Labuhan Haji sebagai Pelaksana Tugas Harian (Plt) karena dalam birokrasi pemerintah jabatan itu tidak boleh lowong harus di isi agar bisa melakukan pelayanan yang baik terhadap masyarakat dan saudara Zuhri resmi berhenti secara permanen, ujarnya
(M.Amin)
 
Berita Terkait
Berita Lainnya