,
13 Januari 2020 | dibaca: 689 Kali
Pembagunan Jembatan KA J-2 Rantau Prapat-Kota Pinang Dimulai
noeh21


 Labuhanbatu, Skandal     
                
Jumat kemarin masyarakat di kawasan Labuan Batu tiba-tiba berkumpul. Mereka berkerumun di areal proyek pembangunan kereta api. Ada demo?

Ternyata tidak. Mereka, bersama kontraktor pelaksana jalur RPKJ-2 (Rantauprapat - Kota Pinang - Jembatan 2) menggelar syukuran dan pemotongan tumpeng tanda dimulainya pembangunan. 





"Kami  mengundang dan memberikan tali kasih kepada anak yatim. Sebagai rasa syukur atas pekerjaan yang telah rampung, dan dimulainya pekerjaan lanjutan, pembangunan jembatan", ujar Budi Side, manager kontraktor pelaksana

Dia berharap,  pekerjaan ini berjalan dengan lancar, aman, alat berat terjaga. 

"Setelah selesai nantinya dapat bermanfaat meningkatkan perekonomian masyarakat,” lanjut Budi.
 
Menurutnya, kegiatan tersebut diadakan untuk mendapatkan hidayah dari Allah SWT agar dimudahkan dalam pengerjaan hingga selesai nantinya tanpa hambatan. 

"Semoga dengan doa anak yatim bisa melancarkan aktivitas pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut", tutur Budi

Usai pemotongan tumpeng dan doa, digelar makan bersama,  lanjutkan dengan pemberian tali asih kepada para anak yatim.  





Diakui Budi, selama ini pihaknya sebagai salah satu pelaksana proyek yang nantinya menghubungkan Sumut-Riau, sangat mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan aparat.     

"Komunikasi dan kordinasi berjalan baik sehingga progres pekerjaan sesuai target", ujar pria berkulit sawo matang ini sambil senyum.    

Seperti diketahui, pembangunan rel kereta api segmen Rantauprapat-Kota Pinang, adalah proyek dibawah kendali Balai Tehnik Perkeretaapian (BPT) Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dipimpin Ir Rudi Damanik. 

Proyek ini bagian dari program  prioritas nasional dalam rangka merealisasi program Presiden Jokowi yang ingin menghubungkan Aceh-Bandar Lampung melalui jalur kereta api.

Pembangunan ini juga mewujudkan mimpi besar Presiden Jokowi menyatukan Sumatera lewat kereta api. (Lian)
Berita Terkait
Berita Lainnya