,
29 Mei 2020 | dibaca: 54 Kali
Pejabat Ohoi Nerong Ahmad Ngilitubun Bagikan BLT Kepada Warganya. 
noeh21


Malra, Skandal

Pejabat Ohoi Nerong Ahmad Ngilitubun  menyerahkan Bantuan Langsung Tunai(BLT)kepada 57 Kepala Keluarga(KK)

"Pembagian BLT untuk 57  KK  ini sesuai dengan pendataan daftar. Jadi yang sudah dapat bantuan, tak perlu lagi dapat bantuan yang lain, sesuai dengan arahan dan petunjuk dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,jadi kita harus bekerja jujur dan profesional," tuturnya kepada awak media.





Pembagian BLT ini merupakan  tahap pertama nilainya Rp 600,000. Tahap kedua dan ketiga juga hal sama, tidak ada indikasi kongkalikong," tuturnya.

Makanya Ngilitubun berharap kepada warga masyarakat Ohoi Nerong agar jangan selalu mendapat informasi tidak jelas yang akan menimbulkan ketersinggungan orang lain.

"Saya ambil data data BST di Dinas Sosial yang berjumlah 25 kk di Ohoi Nerong. Saya sortir nama nama tersebut, ternyata ada 22 KK yang ada  sudah dapat bahkan juga ada yang sudah meninggal jadi sebagian pula juga sudah dapat bantuan BLT, maka saya kembali sortir nama ulang,. Ternyata mereka  yang bisa menerima BST di ohoi Nerong itu berjumlah cuma 3 KK saja," tambahnya.

Jadi, menurut dia, nama nama bantuan BST khususnya di Ohoi Nerong, Kecamatan Kei Besar Selatan yang bisa dapat cuma 3 KK saja. Saya sudah batalkan 22 nama untuk terima BST," tegasnya.

Dia berjanji  nama nama yang memperoleh bantuan di Ohoi Nerong iajan terus dikawal serta juga harus dikoreksi kembali nama namanya agar jangan sampai terjadi pendobolan.

Sebab, menurutnya, selaku pimpinan Ohoi pasti disalahkan, bahkan bisa juga diproses hukum.

"Makanya saya harus tegas dan mengawasi agar selalu menjaga harkat dan martabat ohoi Nerong," tambahnya.

Selain itu, Ngilitubun selalu membangun komunikasi dengan pihak kecamatan dalam hal ini  Camat Kei Besar Selatan J.P Ubra,SH.meminta petunjuk.

"Alhamdulilah semasa kemimpinan saya di Ohoi Nerong kurang lebih satu tahun ini semua roda pemerintahan serta roda pembangunan semua dapat berjalan aman dan lancar," jelasnya 

Hingga datangnya hari hari besar keagamaan selalu membangun kerja sama yang baik dengan tokoh-tokoh agama serta juga tokoh adat dan tokoh pemuda."Jadi kami selalu bergandengan tangan bersama," paparnya mengakhiri.
Berita Terkait
Berita Lainnya