,
29 Juli 2020 | dibaca: 395 Kali
Para Guru  SMA Negri 1 Sekayu Berikan Pelajaran Sistim Daring Pada Siswanya.
noeh21



Memasuki New Normal ini para pelajar SMA negri 1Sekayu kabupaten Muba, Sumsel tetap melakukan proses belajar dengan sistim daring di mana para guru memberikan metode pelajaran dari sekolahan melalui internet dengan memakai media on line  sistim Google Classroom , Gogle Drive dan para siswa menggunakan HP , Laptop di rumah masing-masing atau berkelompok dengan mematuhi protokol kesehatan saat di pantau awak media Rabu ( 28/07/20).

Salah satu siswi Anggelina Purpa Sari, siswi kelas 11 IPS 1saat diwawancarai awak media  mengatakan, dalam mengikuti pelajaran sistim garing ini merasa kesulitan karna harus stan by setiap hari di hadapan HP takutnya nanti ada pelajaran yang terlewatkan terutama absen dan kadang-kadang di rumah sering tidak mendapatkan sinyal, 

Jadi angat menyulitkan untuk melakukan pelajaran. untuk mencari sinyal ketempat teman yang banyak sinyal, berharap kepada pemerintah agar dapat menemukan vaksin corona, agar corona cepat menghilang karna dengan adanya corona ini menyulitkan untuk belajar.

Kepala sekolah SMA Negeri 1 Sekayu mengatakan di SMA negri 1 sekayu ini kami para guru sesuai anjuran pemerintah baik pusat maupun daerah menerapkan pelajaran 100%Daring jadi guru memberikan materi pelajaran itu dari sekolahan dan lain- lainnya sesuai dengan protokol kesehatan dari sekolah sementara itu para siswa dari rumah menggunakan HP atau media yang mereka miliki laptop , sementara guru dari sekolahan menggunakan  dengan memakai media online seperti gogle classroom, gogle drive dan di bagi sesuai pelajaran setiap hari semua guru. 
 
Lanjut Arman diharapkan pemelajaran seperti ini akan sama efektifnya menimal  mendekati pemelajaran tatap muka yang sesungguhnya.

Dalam satu minggu selama 5 hari Senin s/d Jum,at dari jam 7,00 s/d 16.00 wib selama satu minggu itu siswa- siswi mendapatkan pelajaran sebanyak jam pelajaran sesuai dengan kurikulum.

Pemelajaran Garing ini akan berlansung selama pademi covid dan sampai dengan pemerintah mengizinkan belajar tatap muka," jelas Arman. (***)
Berita Terkait
Berita Lainnya