,
01 Juli 2020 | dibaca: 504 Kali
OKNUM KETUA SPBUN PT PERKEBUNAN  SIPEF  SELINGKUH DENGAN BIBINYA
noeh21

     
Simalungun, Skandal

Ketua SPBun PT perkebunan swasta Sipef Kerasaan S (40) warga Nagori Kerasaan 2, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun,Sumatra Utara kedapatan selingkuh dengan bibinya sendiri.

Informasi yang diperoleh Media Skandal.com di himpun dari sekitar rumah S Rabu (30/06/2020) sekira jam 10.00 Wib. terbongkarnya perselingkuhan S dan W (38) tetangganya, setelah rekaman video call diantara mereka yang tersebar di media sosial milik anak S.

Dalam Video call tersebut tampak posisi W sedang mandi, dalam keadaan bugil dan memperlihatkan seluruh lekuk tubuhnya kepada S. Masyarakat yang melihat rekaman video mendadak heboh dan hal ini awalnya dianggap tidak benar dan warga tidak percaya.

Di lingkungan rumahnya, S termasuk orang yang terpandang. Dia juga pernah memangku jabatan sebagai sekretaris desa. Selanjutnya S terpilih dan diangkat menjadi mandor di perkebunan tersebut hingga terakhir terpilih sebagai Ketua Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PT Sipef Kerasaan.  Namun, keterangan warga status kekerabatan dengan W, masih terhitung bibinya  

Sebab suami W merupakan paman kandung S. Ternyata, perselingkuhan antara bibi dan keponakan ini sudah berlanjut lama. "Diduga mungkin sudah bertahun lama terjadi," ucap seorang warga setempat sewaktu ditemui Media Skandal dilokasi sekitar rumah S.

Saat ini W dikabarkan hamil atau mengandung empat bulan. Masyarakat setempatpun sangat terkejut, mendengar kejadian ini.Gunjingan tetangga anak tersebut adalah anak S.

Diduga  awal perselingkuhan terjadi saat W dipercaya keluarga S menjadi pembantu dan mengurus di rumahnya sejak tujuh tahun yang lalu. Mungkin Entah setan apa yang merasuki mereka S dan W mulai main mata dan bertemu secara diam-diam hingga akhirnya berbuat mesum.

Mencuatnya kasus perselingkuhan ini dan akibat perbuatan mereka akhirnya diadakan pertemuan atau sidang keluarga. Entah apa yang jadi kesepakatan mereka, namun kini Video di media sosial sudah dihapus. Mereka berdua pindah dari perumahan perkebunan.

Humas PT Sipef Suhadi saat dikonfirmasi Awak Media terkait hal ini melalui selularnya mengatakan masih ada kegiatan dan akan menghubungi awak media ini.

"Nanti ya bang. Masih ada kegiatan, saya akan hubungi kembali," kata Suhadi singkat.

"Urusan ini ditangani manajemen dan setau saya, S sudah diusir dari rumah dinasnya, bang," kata Rudi singkat.

"Semua kejadian ini  memang benar, tapi masalahnya sudah selesai itu dan saya no comment," sebut Mardiah, Selasa (30/06/2020) 

Reporter.             :Monawelta
Kabiro Sumut.    :Ansary Nst
Berita Terkait
Berita Lainnya