,
22 Februari 2018 | dibaca: 164 Kali
MA Kabulkan ibrahim, Sekaligus Batalkan Pengesahan STNK
noeh21
Jakarta, Skandal

Gugatan Noval Ibrohim Salim, warga Pamekasan,Madura, akhirnya dikabulkan 
Mahkamah Agung (MA) sekaligus membatalkan biaya pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang diatur dalam lampiran No E Angka 1 dan 2 Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Kepolisian Negara.

Dalam pertimbangannya MA menyebukan pungutan pengesahan STNK bertentangan dengan Pasal 73 ayat (5) UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Pasal 73 ayat (5) UU No 30 menyatakan  pengesahan atau fotokopi yang dilakukan oleh badan atau pejabat pemerintah tidak boleh dikenakan biaya alias gratis.

MA juga memandang, pengenaan tarif atas pengesahan STNK juga berpotensi menimbulkan pungutan ganda kepada masyarakat. Sebab, ketika saat membayar pajak, masyarakat sudah dipungut PNBP.

Seperti diketahui,  awal tahun 2017 lalu Noval Ibrohim Salim menggugat PP No. 60 Tahun 2016 ke MA. Ada  tiga gugatan yang diajukan. 

Pertama, ketentuan soal pengenaan tarif pada pengesahan STNK yang diatur dalam Lampiran No D angka 1 dan 2 pp tersebut.

Kedua, ketentuan soal pengenaan PNBP pada pengesahan STNK yang diatur dalam Lampiran E angka 1 dan 2.

Terakhir,  soal ketentuan mengenai biaya penerbitan BPKB yang diatur dalam Lampiran No H angka 1 dan 2.

Noval menyebut no 1 dan 2,  gugatan diajukan karena pengenaan pungutan pada pengesahan STNK cacat hukum,  tidak sesuai dengan UU Administrasi Pemerintahan. (Gil)
Berita Terkait
Berita Lainnya