,
19 April 2019 | dibaca: 107 Kali
Limas Kelurahan Sumlaki Belum Dapat Tunjangan TPS
noeh21
Sumlaki, ​​​​​

Para anggota Limas Kelurahan Sumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan mengeluh  belum menerima tunjangan terkait Pemilihan Umum (Pemilu) sejak Pilkada 2016/2017, Pilgup di 2018 hingga Pilpres dan Pileg 2019.

Di Pilpres dan Pileg ini mereka menjaga di TPS 25, Kelurahan Sumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

 "Kami sangat kecewa sekali  belum menerima tunjangan dari hasil keringat sendiri," beber HY dan AF, dua anggota Limas Kelurahan Sumlaki saat dihubungi Skandal lewat handphonenya.

Keduanya mengaku selama ini dijanjikan menerima "recehan" senilai Rp 500. "Kok kami belum dapat, sedangkan fungsi tugas kami sama saja dengan Satpol PP. Tapi kenapa semuanya sudah terima. Sedangkan kami  dari TPS 25 belum dapat hingga saat ini. Alasannya apa?" keluh keduanya. 

Karena itu, keduanya meminta kepada Bupati Kepulauan Tanimbar dan Sekertaris Daerah (Sekda) agar bisa memanggil dinas badan tetkait yang mengelola dana Pemilu guna diselesaikan.

Keduanya membandingkan tunjangan atau gajinya sebagai anggota Limas sejak 2016 hingga 2019.  "Dengan nilai Rp 500 bila dikali hingga saat ini, sudah berapa banyak," ujarnya.

Mereka mengungkap sejak Pilkada di MTB,  lalu Pilgub di  2018  selesai, Pilbup datang lagi dan Pilpres. Tapi sama saja semua.  "Makanya kami minta dengan hormat kepada Bupati dan Sekda untuk bisa dapat menyikapi gaji- gaji kami yang di kebiri atau dihabisi oleh tikus tikus nakal," ungkap keduanya. 

HY dan AF menegaskan jika tidak disikapi oleh pemerintah daerah, mereka akan melapor ke pihak penegak hukum, Kejaksaan dan Kepolisian agar mengambil tindakan.

Menurut keduanya, bila kinerja model seperti ini membuat daerah tidak bisa maju, karena banyak tikus nakal yang selalu main di laci meja.

"Jika hal seperti ini di biarkan, maka akan jadi kebiasaan. Jadj sudah seharusnya di basmi, guna laci meja jadi bersih," pinta mereka.(MI)
Berita Terkait
Berita Lainnya