,
20 Maret 2018 | dibaca: 73 Kali
Koperasi Kareb Bantah akan PHK Karyawan
noeh21
Bojonegoro Skandal,

Direktur Koperasi Kareb Bojonegoro, Jawa Timur, Priyadi Purnomo membantah akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada seluruh karyawannya yang berjumlah sekitar 500.

"Itu tidak benar sama sekali," bantahnya kepada awak media saat melakukan jumpa pers di kantornya kemarin, 19/3.

Sebab, kata dia, yang benar sebanyak 98 karyawan yang masa kontraknya habis. "Mereka bukan di pecat," tegasnya, sekaligus membantah perusahaan tidak punya niatan mem-PHK.

Priyadi mengaku tak tahu menahu bila karyawan mendatangi rumah anggota DPRD Bojonegoro dari Komisi A.

"Kami baru tahu pemberitaan tentang PHK dari surat kabar," akunya terus terang.

Priyadi menguraikan Koperasi Kareb dalam 
pengelolaan tembakau mencapai puluhan tahun, sehingga merasakan asam garam, termasuk fluktuasi sistem managemen.
 
"Jadi perusahaan tahu dan punya pengalaman mempertahankan diri untuk survival," tuturnya.

Semua itu, tambahnya, diinginkan oleh perusahaan maupun karyawan dalam sebuah managemen  yang efisien dan efektif.

"Itulah yang di inginkan perusahaan jasa pengeringan tembakau /Redrying (koperasi Kareb), " ungkap Priyadi 

Sementara itu, anggota DPRD Bojonegoro dari Komisi A , Anam Warsito setelah mendapat keluhan dari perwakilan karyawan koperasi Kareb  akan mempertemukan atau hearing dengan pihak Pimpinan perusahaan beserta karyawan yang merasa was-was agar nasibnya lebih jelas, terutama persoalan  dan solusinya.

Mbak yah, selaku perwakilan karyawan Koperasi Kareb mengaku  bingung karena nasibnya menurut informasi yang didapat tanggal 24 Maret 2018 sebagai penentuan.(Bond) 

 
Berita Terkait
Berita Lainnya