,
23 Oktober 2019 | dibaca: 1125 Kali
Kebijakan Kepala UP Parkir DKI Dinilai Ngawur Undang Pengelola Toilet Rembug Pergub 
noeh21
M. Faisol
                                                      
 Jakarta,  Skandal 
             
Entah pikiran apa yang ada di benak Kepala Unit Pelaksana (UP) Perpakiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Faisol.      

Maklumlah, selain dinilai diskriminatif dan koncoisme dalam sosialisasi berbagai regulasi Pergub tentang perparkiran, Faisol dianggap tak memahami tupoksinya.     


Syafrin Lupita


 Sebagai penanggung jawab masalah perparkiran di Ibukota, sudah selayaknya Faisol mengayomi semua pemangku kepentingan perparkiran. Apalagi menyangkut regulasi Gubernur Anies yang harus diketahui banyak pihak.                               

Rencananya besok, Faisol akan membuat hajat  mengumpulkan para pengelola parkir yang menjadi kroninya. Dibalut sosialisasi Pergub 98/2019 tentang pelaporan data transaksi usaha wajib pajak secara elektronik. Sosialisasi Pergub 102/2013 pasal 20 tentang tempat khusus, serta sosialisasi pengelolaan parkir secara mainless dan non tunai.      
                   
 "Temanya sangat bagus, tapi kenapa hanya perusahaan tertentu yang diundang", ujar Lasman Siahaan Ketum IPJI.      
                 
Dia menduga ada agenda lain di balik acara tersebut. Data di media ini mencatat, dari sekian ratus lokasi parkir yang "dipihak ketigakan" oleh UP Parkir Dishub, beberapa di antaranya habis masa kontraknya sejak Juni lalu yang diduga diperpanjang atau menunjuk pihak ketiga lainnya tanpa proses tender.       
              
Kembali ke soal undangan rembug Pergub tadi, ternyata Faisol menyelipkan HLN seorang  pengusaha toilet.

Undangan ini, sontak saja membuat  pelbagai kalangan tersenyum-senyum, sambil mengdipkan mata.

"Biasalah, dikait-kaitkan saja.Padahal, apa dasarnya antara toilet dan Pergub parkir? Sepertinya hanya Faisol yang tahu," ujar pengusaha parkir tertawa.

Tetapi yang pasti, sang pengusaha toilet sudah sangat mapan di lingkungan Dishub. Maklum sudah 40 tahun mengelola di berbagai terminal. Tidak pernah diganti karena tidak ada proses tender.

"Itulah toilet. Meski bau pesing, tapi menggiurkan, sampai sampai urusan parkir, toliet juga diundang," tambahnya tanpa mau menyebutkan jatu dirinya.                         Sumber menyebutkan, Faisol melakukan 'bedol deso' saat menduduki kepala UP Parkir. "Banyak rekanan saat menjabat di UP Terninal diboyong ke UP Parkir", ujar sumber                             

Sementara itu, media ini belum memperoleh  konfirmasi Kepala Dinas Perhubungan DKI Safrin Liputo. Dikomtak via WA, Hp Syafrin masih off (Andi Gembok)
Berita Terkait
Berita Lainnya