,
14 Agustus 2020 | dibaca: 213 Kali
Kades Narmada Salurkan 25 Arco Untuk Pedagang Bakulan
noeh21


Lombok Barat Skandal

Ekonomi mikro adalah salah satu sector penyangga ekonomi nasional yang tak terpengaruh oleh krisis moneter dan tetap muncul sebagai sumber daya ekonomi ikutan dalam setiap pembangunan khususnya jenis pedagang bakulan. Rata rata pedagang bakulan tidak membutuhkan modal besar sehingga dapat dijalani oleh setiap orang tanpa ada ketentuan jenjang pendidikan. Sector ini cukup menjanjikan setidaknya dalam pemenuhan tuntutan kebutuhan pokok sehari hari.

Para pedalaku pedagang bakulan tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah sehingga kerap mendapatkan subsidi baik berupa suntikan modal lunak maupun peralatan yang dibutuhkan.

Dalam rangka peningkatan penguatan ekonomi mikro tersebut khususnya pedagang bakulan, Kepala Desa Narmada memberikan sumbangan kepada 25 pedagang bakulan berupa arco untuk mempermudah dan meringankan aktifitas ekonomi dan mobilitasnya, di Kantor Desa Narmada pada hari Kamis 13 Agustus 2020.

Usai memberikan penjelasan dan pemaparannya, Subayanto, S.IP., Kepala Desa Narmada beserta Ketua BPD Desa Narmada H.M. Af’al, dan Babinsa Desa Narmada menyerahkan arco tersebut secara simbolis kepada 3 orang perwakilan pedagang bakulan yang hadir secara bergiliran.

Usai pembagian arco tersebut  Subayanto, S.IP., Kepala Desa Narmada kepada media mengatakan bahwa 25 unit arco tersebut dianggarkan melalui Dana Desa 2020 dengan total nilai Rp. 7.000.000.,-.

“Kita menyadari dimasa pandemic ini seluruh sendi ekonomi hampir lumpuh total. Sebagian masyarakat kesulitan untuk mengakses potensi sumberdaya ekonominya bahkan ada yang kehilangan mata pencahariannya.  Salah satu alternative masyarakat yang paling mudah dilakukan adalah berdagang baik dengan bakulan maupun lapak dipasar.  Untuk meringankan beban tersebut kami pemerintah Desa Narmada berupaya menyisihkan sedikit dari dana desa yang tersedia untuk membelikan 25 unit arco senilai Rp. 7.000.000.,- , yang hari ini kami bagikan kepada 25 orang pedagang bakulan keliling dari 4 dusun diwilayah desa Narmada”,jelasnya.

Subayanto berharap agar para pedagang bakulan keliling tersebut dapat terbantu agar dapat membawa barang dagangan yang lebih banyak. 

Ketua BPD Desa Narmada H.M. Af’al, dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa pemerintah Desa Narmada termotivasi untuk membantu masyarakat agar semangat masyarakat kembali bangkit untuk membangun diri dan ekonominya menjadi lebih baik dari sebelumnya.
“Dengan upaya ini kami berharap  agar semangat usaha masyarakat khususnya pedagang bakulan ini bisa bangkit kembali pasca pemberlakuan social distancing masa pandemic berlangsung. Kami juag akan terus memantau agar apa yang telah diberikan kepada masyarakat bisa tepat guna sesuai tujuan”, pungkasnya.(N3G)
Berita Terkait
Berita Lainnya