,
31 Maret 2018 | dibaca: 74 Kali
Itang Yunasz Rancang Busana Beretika
noeh21


Jakarta, Skandal 

Model merupakan profesi yang sangat menjanjikan. Di Indonesia, khususnya Jakarta, hampir setiap minggu digelar peragaan busana oleh sejumlah perancang busana dan brand. Belum lagi perhelatan mode, seperti Indonesia Fashion Week (IFW), Jakarta Fashion 
Week (JFW), dan beberapa lainnya.

​​​​​Profesi ini menjadi perhatian bagi IFW, perhelatan pekan mode terbesar di Indonesia yang digelar oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Pada IFW 2018, APPMI berkolaborasi dengan Rumah Kreatif BUMN (RKB) untuk menggelar pekan mode ini. Hal ini lah yang melatarbelakangi digelarnya Indonesia Fashion Model Competition (IFMC) di IFW 2018.

Presiden IFW sekaligus Presiden APPMI, Poppy Dharsono menceritakan, kepedulian IFW pada  profesi ini sudah berlangsung di tahun-tahun sebelumnya. Melalui kompetisi model yang digelar pihak lain, IFW memberikan slot tempat dan waktu. “Tahun-tahun sebelumnya, ada pihak lain yang menggelar kompetisi model. Sayang, tahun ini tidak ada kabar dari pihak tersebut.

Akhirnya kami  menggelar sendiri kompetisi model. Bukan karena kami ingin memiliki, tetapi kebutuhan model  untuk IFW memang besar dan untuk regenerasi supaya model di IFW tidak dia lagi dia lagi,” kata  Poppy.

Sementara itu Designer Senior Itang Yunasz saat diwawancarai Crew usai Prescon Di Jakarta Convention Center, pada Jumat Malam mengatakan tidak mau Fashion- Fashion rancangan saya sifatnya lebih terbuka atau Sexy, karena itu menjadi beban bagi saya karena itu membuat saya makin banyak dosa. Karena dulu setiap ada Fashion Show, saya sebagai Desainer selalu menampilkan yang Fulgar seperti Punggung Terbuka, Transparan, Dada kelihatan atau di Slip sampai pahanya terbuka namun akhirnya saya berfikir saya membawa apa setelah saya mati. 

Itang Yunasz juga berharap kedepan saya pengen agar kehadiran saya tu bisa memberikan Gema yang baik buat orang-orang yang saya tinggalkan terutama keluarga saya, makanya Desain saya sekarang dan kedepan lebih menonjolkan Etika dan busana yang pantas sesuai dengan adat dan budaya kita di Indonesia,  ungkap Itang Yunasz Desainer Terkenal berdarah minang ini mengakhiri. (Megy)
Berita Terkait
Berita Lainnya