,
04 September 2020 | dibaca: 118 Kali
Film "Memargi Antar" Raih Penghargaan Most Watched Film Globally
noeh21


Klungkung, Skandal.

Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta bersama Ny. Sri Kasta menghadiri penyerahan penghargaan Most Watched Film Globally "Memargi Antar" secara virtual di Warung Rock And Roll, Kamasan, Klungkung, Jumat 4/9/2020.
Film yang berjudul "Memargi Antar" karya Ni Putu Mulyani dari Klungkung mengangkat Mepandes, yaitu upacara potong gigi untuk menghilangkan sifat-sifat sad ripu dalam diri manusia, yakni hawa nafsu, serakah, amarah, mabuk-mabukan, iri hati & bimbang. 

"Memargi Antar" salah satu dari 16 film pendek dari 16 kotamadya dan kabupaten terpilih menjadi perhatian dunia mendapatkan penghargaan film yang paling banyak ditonton secara global di Viu Shorts Season 2.





Program Viu Shorts Season 2 telah digelar di 16 kota selama 8 bulan, dimulai Agustus 2019 sampai Maret 2020. 

Selama delapan bulan tim Viu Shorts menjadi saksi antusiasme dan kreativitas pelajar yang umumnya berusia 14-19 tahun dari berbagai daerah di Indonesia dalam mengangkat kearifan lokal.
Sineas muda Klungkung  sutradara film “Mamargi Antar”, Ni Putu Mulyani mengaku bangga karena dirinya bersama teman-teman yang lain diberi kesempatan mewakili Klungkung untuk membuat sebuah film yang mengangkat tentang mitos dan kebudayaan Klungkung.

Sementara itu Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta hadir memberikan selamat atas penghargaan yang diraih sekaligus mengangkat nama Klungkung di kancah dunia mengatakan, tentunya ini mendukung industri kreatif dengan memberdayakan bakat-bakat generasi muda Klungkung untuk terus menumbuhkan minat dan bakat generasi muda untuk berkarya dan mengasah skill mereka serta membawa karya mereka ke panggung dunia. “
Lanjutkan karya mu, lanjutkan kerja mu, terus berkarya selamat dan sukses,” Ujar Wabup Kasta di hadapan seniman muda klungkung.

Lebih lanjut pihaknya akan mendukung serta mengapresiasi kerja karya atau kerja nyata dari anak-anak generasi muda di klungkung. Sehingga nantinya bisa lebih mengangkat nama klungkung dari seni budaya dan mengangkat kearifan lokal yang dimiliki ke kancah dunia. 

sy/bali
Berita Terkait
Berita Lainnya