,
18 Agustus 2020 | dibaca: 60 Kali
Diduga Dishubkominfo Mandul, Tidak Punya Nyali Perjuangkan Para Penjual Jasa di kawasan Terminal Wisata Bakalankrapyak
noeh21


Kudus, Skandal

Hampir 10 tahun para Ketua Paguyuban Penjual Jasa melakukan Audensi dengan Kepala Terminal Wisata. Sayangnya, sampai tulisan ini diturunkan, belum menuai hasil signifikan

Sedang Wulung,  Ketua Paguyuban Transportasi Ojek dan Roni, Ketua Paguyuban Pedagang kios Terminal Wisata BakaLankrapyak, meminta informasi mendatangkan Bambang dan Naryo Ketua dan Wakil Ketua Paguyuban Pengelola Terminal Sunan Muria di Kantor SPTSI Kudus.

Mereka mengatakan, sejak 10 Agustus 2020 Terminal Wisata Sunan Muria  dibuka resmi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kudus, atas kebijakan Plt Bupati Kudus Hartopo.

Kondisi tersebut tampak jelas Bupati Hartopo masih membeda bedakan kebijakan, sedang Dishub Kominfo tidak bisa berbuat banyak, seolah mandul. 

"Saya katakan ini karena terbukti  di tempat keramaian umum seperti Balai Jagong Taman Krida Wisata dibawah pengawasan pengelolaan Pemerintah Daerah Kabupaten Kudus  juga telah dibuka secara resmi. Tapi mengapa di tempat kami yang dibawah pengawasan dan pengelolaan Dishub Kominfo belum juga di buka sampai sekarang," tutur Roni, Ketua Paguyuban Kios Terminal Wisata BakaLankrapyak dengan geram.

Dalam penanganan Jawa Bulan "Suro" Adalah bulan melimpah rezeki. Pasalnya di bulan itu pasti melimpah pengunjung Wisata Religi dari luar kota, sedang ini dalam sudah hitungan hari mendekati Bulan Suro. "Bagaimana nasib kami jika sampai sekarang Terminal wisata Bakalankrapyak belum juga dibuka, jangan membuat kecemburuan yang bisa memancing amarah semua anggota kami Jangan salahkan kami jika semua akhirnya membuka layanan jasa di luar lingkungan terminal bila kami tunggu terlalu lama kebijakan Plt Bupati Hartopo yang menggantung kami tanpa kepastian
Jika Dishubkominfo dan Plt Bupati Kudus Hartopo terkait ada permasalahan,  maka jangan kami  rakyat miskin,wong cilik di jadikan  tumbal tanpa kepastian," tuturnya.

Dia mempertanyakan nurani para pejabat yang yang katanya mendengar, memperhatikan mengayomi, mensejahterakan rakyat 

Sedang para awak media dua hari berturut kesulitan menemui Kepala Dinas Kominfo Halil dan Plt Bupati Kudus Hartopo selalu tidak berada di tempat (Alamsyahpwokudus)
Berita Terkait
Berita Lainnya