,
20 Agustus 2020 | dibaca: 138 Kali
Bupati Suwirta Minta TPID Klungkung Tetap Monitoring Harga Pangan dan Bumbu Dapur di Pasar
noeh21


Klungkung, Skandal

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra menghadiri rapat High Level Meeting TPID Kabupaten Klungkung Triwulan III tahun 2020 bertempat di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung pada Rabu 19 Agustus 2020.

Agenda rapat adalah Laporan Evaluasi Kegiatan TPID Kabupaten Klungkung Triwulan I dan Triwulan II dalam rangka Hari Raya Galungan Dan Kuningan tahun 2020, serta antisipasi menjelang Hari Raya Galungan Dan Kuningan.

I Gede Putu Winastra selaku Ketua Harian TPID Kabupaten Klungkung menyampaikan bahwa tim TPID Kabupaten Klungkung sudah melakukan berbagai langkah, diantaranya dengan melakukan Operasi Pasar atau pasar Murah yang bersinergi dengan Satgas pangan Polres Klungkung.
Bentuk sinergitas tersebut tersebut adalah pembentukan Satgas Ketahanan Pangan Kabupaten Klungkung, dimana Polres Klungkung  menjadi anggota tim. Dan juga menggelar Pasar Murah bekerjasama dengan Perum Bulog Divre Bali.

Melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung melakukan revitalisasi ke beberapa Koperasi Unit Desa (KUD) Sri Sedana Desa Aan dan Koperasi Unit Desa (KUD) Sedana Rata Desa Bakas. Revitalisasi  rencananya berupa bantuan RMU dan Gudang Penyimpanan, dengan sumber dana direncanakan dari dana CSR dan Hibah dari dana APBD.

Melalui Dinas Ketahanan pangan dan Perikanan, membuat surat terkait gerakan penanaman cabai. Bagian Perekonomian  dan instansi terkait melakukan pemantauan terkait diberlakukannya Perbup No. 83 tahun 2019 tentang ongkos angkut LPG 3 KG dari Klungkung daratan ke Kepulauan Nusa Penida.

Dinas Pertanian segera merealisasikan Program Hidroponik untuk KK Miskin dengan sasaran 100 KK. Tim TPID Klungkung juga melakukan monitoring dan Evaluasi pelaksanaan kebijakan terkait pemantauan pemakaian plastik sekali pakai, pelaksanaan kemitraan dan pemasaran produk lokal /UMKM Klungkung oleh Pusat Perbelanjaan dan toko modern, dan pemantauan harga pangan dan kebutuhan pokok lainnya di pasar galiran.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta selaku Ketua TPID Kabupaten Klungkung menyampaikan agar Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Klungkung tetap memonitoring harga beras maupun harga kebutuhan pangan lainnya agar tidak mengalami kenaikan harga secara signifikan.

Bupati Suwirta meminta TPID Kabupaten Klungkung menyediakan Kalender Komoditi, yang berisi tentang informasi mengenai kenaikan harga-harga bahan pokok atau bumbu dapur pada saat hari raya keagamaan.

Hal ini dipandang perlu dalam rangka mengantisipasi lonjakan harga yang kemungkinan akan terjadi pada hari raya keagamaan. Suwirta juga meminta agar TPID Kabupaten Klungkung dapat bersinergi dengan semua bentuk lembaga perekonomian dalam pemasaran kebutuhan Pokok. 

Rapat tersebut juga dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Rizky Ernadi Wimanda, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Klungkung Ir. A.A.A Raka Suarningsih, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Klungkung Luh Ketut Ari Citrawati, Kepala Baperlitbang Kabupaten Klungkung, I Wayan Wasta, dan Perwakilan Bank BI Provinsi Bali serta instansi terkait lainnya. 
sony/bali
Berita Terkait
Berita Lainnya