,
16 September 2020 | dibaca: 307 Kali
Bupati; Sarjana Jadilah Pengusaha Jangan Hanya Bercita-cita Jadi PNS 
noeh21


Rembang Skandal

Sarjana,  jadilah pengusaha –pengusaha muda yang bisa menciptakan pekerjaan dan menampung banyak tenaga kerja, dan jangan hanya sekedar mencari pekerjaan. Bob Sadino pernah berkata, “setinggi apapun pangkat yang dimiliki Anda tetap seorang pegawai, Sekecil apapun usaha yang Anda punya, Anda adalah bosnya”.

Demikian Bupati Rembang H. Abdul Hafidz, S.Pd.I menyampaikan pidato tertulisnya di acara Wisuda STIE YPPI Rembang ke-XVII Selasa (15/9) kemarin.

Bupati Abdul Hafidz berharap, melalui wisuda kali ini, akan melahirkan wisudawan baru yang akan berkontribusi pada perekonomian dikabupaten Rembang.

“Jangan hanya bercita-cita menjadi Pengawai Negeri Sipil (PNS) karena peluang menjadi PNS di Kabupaten Rembang sangat kecil dibandingkan dengan jumlah lulusan Perguruan Tinggi yang ada,” harapnya.

Ia menjelaskan, perekonomian di Kabupaten Rembang tumbuh dengan baik. Capaian kinerja di Kabupaten Rembang secara makro cukup menggembirakan, hal itu dapat dilihat dari indikator makro berikut ; pertumbuhan ekonomi pada 2018 menjadi 5,9 persen, meningkat dari 2016 sebesar 5,23 persen. Laju inflasi 2019 sebesar 2,46 persen, lebih rendah dibandingkan tahun 2018 yang mengalami inflasi 2,53 persen. Angka kemiskinan, menurun cukup baik 2019 menjadi 14,95 persen dari angka 18,54 persen 2016.

Lebih jauh bupati juga menjelaskan, investasi yang masuk ke kabupaten Rembang yang terus mengalami kenaikan. Jika 2015 investasi yang masuk sebesar Rp. 3,478 Trilyun, 2019 investasi yang masuk menjadi lebih dari 8,029. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sejak 2016 sampai 2019 menunjukkan kinerja yang baik yaitu mengalami penurunan, dari 4,03 persen menjadi 3,69 persen.

Selain itu, tahun ini Pemerintah Kabupaten Rembang mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK –RI atas penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019 untuk kedua kalinya.

“Tentunya kita berharap, dan bertekad, agar setiap tahun kita selalu mendapatkan Opini WTP tersebut. Terhadap beberapa capaian tersebut, sebagai orang beriman, kita harus bersyukur namun tidak boleh cepat berpuas diri. Masih diperlukan kerja keras dan kerja cerdas lagi,” tandasnya. 

Bupati  Abdul Hafidz, mengajak para wisudawan dan wisudawati untuk dapat mengembangkan ilmu yang diperolehnya, sehingga memiliki kemampuan dan kinerja yang tinggi untuk menurukan angka kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menekan inflasi dan mengurangi pengangguran, sehingga yang ditetapkan bisa tercapai. Selama ini Pemkab Rembang seringkali bermitra dengan STIE YPPI Rembang dalam menanggulangi kemiskinan. Salah satunya, yaitu pengembangan industri rumahan. 

“Alhamdulillah upaya kita dalam mengembangkan industri rumahan telah membuahkan hasil. Pemkab Rembang sangat membutuhkan tangan-tangan terampil para lulusan perguruan tinggi. Mengingat kesempatan lowongan kerja dari pemerintah sangat minim, untuk itu kami berharap, lulusan dapat berdikari dan mendiri untuk meraih masa depan yang lebih baik,” (Sutrisno/Rbg).
Berita Terkait
Berita Lainnya