Tutup Menu

Bupati Malra Launching Listrik Di Key Besar

Sabtu, 23 Mei 2020 | Dilihat: 575 Kali
    


Malra, Skandal

Pelayanan listrik 24 jam di Kei Besar hari ini resmi  dibuka oleh Bupati Malra Drs Hi M.Taher Hanubun, ditandai dengan penekanan sirine secara bersama.

Hal tersebut sekaligus  launching pelayanan listrik 24 jam di wilayah Kei besar serta pelayanan listrik oleh PT PLN(Persero) cabang Malra-Kota Tual dengan Pemda Malra.

Launching tersebut dihadiri langsung oleh Pimpinan TNI PKLRI, Anggota DPRD kab Malra,Sekertaris daerah(Sekda)Drs Ahmad Yani Rahawarin M.Si. Dirut PT PLN Persero Cabang Tual, para staf Ahli Bupati, Asisten sekertaris sekda, Ketua Klasis,kei besar, ketua Mui,serta juga kepala kepala Opd dan Forkopimda dan para undangan.





Rombongan Bupati Malra dan Forkopimda tiba di dermaga Elat Kecematan Kei Besar dan pukul pukul 17,00 wit berlangsung launching listrik 24 jam untuk wilayah kei besar.

Dalam sambutan Bupati Malra mengajak kepada semua unsur pihak untuk dapat peduli dengan pulau kei besar. "Mari kita bersama sama memiliki pulau kei besar, karena daratan pulau kei besar sangat memerlukan untuk kita semua.

Selain itu juga orang no 01 Malra dalam sambutan juga turut menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan dan seluruh kru dan staf PLN.

Dan apabila kalau ada tekanan bahasa yang sedikit kasar atau menekan,sekali lagi sy mohon maaf.

Dalam sambutan Bupati Malra  menegaskan, sekalipun Nuhu Nuhu Yuut atau Wuar Laai ini hari ini hujan deras apapun hingga matahari pun tenggelam,namun tekad saya yang paling utama adalah harus menyalahkan lampu 24 jam.

"Ini komitmen saya dan Wakil Bupati Ir Petrus Beruatwarin M.Si," ungkap Bupati.

Bupati minta  kepada seluruh camat dan Kepala Ohoi agar bisa ikut serta memantau seluruh rumah warga yang  tidak mampu memasang meteran listrik.

Bagi warga yang tidak mampu, daya 450 Watt itu menjadi tanggung jawab Bupati.

"Perjuangan listrik untuk Kei besar ini bukan saja perjuangan pemerintah daerah, tetapi kerja sama yang baik dengan 25 anggota DPRD Kab Malra hingga  ke Ohoi.Maka dengan demikian semua ini dapat berjalan aman dan lancar," ujar Bapati.

Menurut dia,  adanya pembuatan tol Kei Besar akan dilakukan secara berkala, kendati sedikit terlambat,

Karena ini sesuai dengan APBD kita cuma 5,8 persen dipotong penanganan covid 19. Jadi saya  pastikan  jalan Trans Kei Besar ini tetap berjalan terus. Semua hasil kerja sama yang baik dengan Pemerintah daerah maupun DPRD serta masyarakat.

Lanjut Bupati,  ke depan akan di bangun manara Telkomsel di Ohoi Ohoirenan,Ohoi ohoiwat,Ohoi Waur,serta Bukit Bombay. "Corona semakin bertambah, jadi saya harap jangan sampai ada  dari kita yang lengah, hingga terpapar," jelasnya.

Bupati juga  mengingatkan para camat agar jangan memberikan izin kepada para kapal pencari telur ikan di wilayah masing-masing.

"Apabila ada laporan masuk, saya tidak segan segan mencopot jabatan saudara jam dan detik ini juga,karna kita kerja tidak mengenal waktu dalam mengatasi covid 19.
Maka jangan coba-coba ada yang  main main. Semua akan kena sanksi bila melanggar," ujarnya. (***)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com