Tutup Menu

Bupati Malra Berikan BLT Kepada 15 Warga Tak Mampu di Ohoi Selayar.

Kamis, 14 Mei 2020 | Dilihat: 537 Kali
    


Malra, Skandal

Bupati Malra Drs Hi,M.Taher Hanubun memberikan Bantuan Langsung Tunai  (BLT) kepada 15 warga tak mampu di Balai Ohio Selayar, Kecamatan Manyeuw, 13/5, sekitar pukul 17.00 WIT.

Saat menyerahkan BLT, Bupati didampingi oleh Kapolres Malra AKBP Alfaris Pattiwael S,I,K MH., Dandim 1503 Malra Inf Letkol C.M.Noya, Wakil Ketua DPRD  Kab Malra Y.Bosko Rahawarin SH.  PLT PMD Kab Malra Dr Ny M.Matdoan.




Sebelum menyerahkan bantuan tersebut Taher menegaskan kepada pejabat Ohoi Selayar Lahami Sampulawa, termasuk bantuan BLT, PKH BST,BPNT dan sebagainya tidak boleh di berikan kepada ASN.

"Bila  di kemudian hari ditemuka, maka  akan dapat sangsi bahkan dicopot sebagai pejabat Ohoi," tegas Bupati.

Alasannya, semua itu berdasar aturan, bukan mengada-ada. Terlebih bantuan tersebut bukan perkelompok dan bukan juga tim,tetapi semua  sesuai dengan nama yang sudah diusulkan.

Selain itu, saat ditemui pejabat Ohoi Selayar Lahami Sampulawa, sembako yang disiapkan  kepada warga masyarakat Selayar  bersumber dari Dana Desa.

"Jadi kita tetap ikuti anjuran dari pemerintah pusat hingga turun sampai di kabupaten/kota, bantuan yang di turunkan ini bukan hak milik Kepala Ohoi atau pejabat serta kelompok, tapi ini hak rakyat. Maka tetap kita salurkan sesuai dengan arahan dan petunjuk," tutur Lahami

Usai penyerahan bantuan langsung tunai(BLT) Bupati dan rombongan menuju Kecamatan Kei Kecil Timur untuk membagikan masker kepada warga  agar dapat mempergunakan masker, baik dalam rumah maupun melakukan aktivitas di luar maupun ke kota.

Masker yang disiapkan sebanyak 8000 dibagikan kepada 9 Ohoi di Kecamatan Kei Kecil Timur,Ohoi Rat,Ohoi Watngon,Ohoi Abean Kamear,Ohoi Yafavun, Ohoi Danwet,Ohoi Tenbuk,Ohoi Ohoilus, Ohoi Mastur lama,Ohoi Mastur baru

Dalam pembagian masker kepada warga masyarakat setempat, Bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat  pembagian masker agar  terhindar dari covid 19 yang sementara menular ke seluruh polosok dunia

"Berikutnya kita harus ambil jarak, harus rajin mencuci tangan,bahkan juga buat bapak ibu saudara saudara wajib memakai masker bila ke kota, karna akan ada razia," ujar Bupati mengingatkan.

Jadi, jika setiap  masuk kota Langgur,para petugas baik kepolisian dan TNI Polri akan melakukan sweaping. Bila ditemukan  tidak mempergunakan masker , maka akan disuruh pulang  ambil masker dan di pakai baru bisa masuk kota.

"Itu termasuk pejalan kaki, pengguna roda dua maupun roda empat. Kalau yang pakai tentu lolos masuk kota, dan ini sesuai dengan komitmen pemerintah daerah dengan aparat keamanan demi menjaga kesehatan," jelas Bupati. (***)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com