Bupati Dodi Reza Alex Pimpin Apel Siaga Di Lalan.
Rabu, 30 September 2020 | Dilihat: 638 Kali
Skandal Muba
Apel kesiap siagaan personil dan peralatan penanggulangan kebakaran hutan kebun dan lahan kabupaten Musi Banyuasin tahun 2020 Dengan tema bersama menjaga kelestarian alam bertempat di desa Galih Sari kecamatan Lalan Selasa (29/9/20)
Hadir dalam acara Apel Siaga Ka BPBD Provinsi Sumsel, Dandim 0401 muba kapolres Muba, Kajari Muba , Sekda, OPD Muba, camat lalan ,Para Kades di Lalan, dan beberapa perusahaan perkebunan yang ada di kabupaten Musi Banyuasin
Bupati muba beserta rombongan dalam kunjungan nya di kecamatan lalan tiba pukul 9.30 wib langsung istirahat bertatap muka di rumah warga di desa galih sari
Tepat pukul 10.00 wib bupati langsung menuju ke lokasi namun sebelumnya bupati mengunjungi tempat ibadah warga bernama I Gusti Ketut Setia Merta (57) dan berswafoto bersama warga yang ada
Tepat pukul 10.15 bupati beserta dandim 0401 kapolres muba memasuki lapangan selaku pembina memasuki lapangan apel
Sedangkan petugas apel perwira apel dipimpin Kompol Erlangga ,SE,MH,serta Komandan Apel dipimpin Kapten Inf.Suprayitno,dan pembaca doa ketua KUA kecamatan Lalan Arpan Khadik
Dalam sambutan nya bupati mengucapkan terimakasih kepada semua peserta apel dan berpesan tidak mau mendengar tahun 2020 tentang informasi kurang maksimalnya dukungan dalam mengendalikan kebakaran hutan kebun dan lahan di daerah khususnya dikecamatan yang rawan kebakaran kebun lahan dan hutan
Berbagai upaya dan rencana tentang pengendalian kebakaran hutan dan kebun harus dilaksanakan dan ditindak lanjuti tidak hanya ditingkat kabapaten tetapi yang lebih penting lagi ditingkat kecamatan untuk itu peranan kepala daerah sangat penting kepala wilayah khususnya camat tentang kesiapan daerah dalam mengendalikan kebakaran hutan kebun dan lahan harus dilaksanakan diawasi pelaksanaannya dan terus dilakukan evaluasi
Karna kita sadari betapa berharganya hutan bagi kehidupan dan penghidupan yang berkelanjutan dampak negatif kerusakan lingkungan tidak hanya tidak hanya dirasakan masyarakat lokal dan indonesia tetapi juga dirasakan masyarakat global kebakaran hutan dan alih fungsi hutan serta masih meningkatnya jumlah penduduk telah merubah kondisi lingkungan dan menimbulkan berbagai tantangan seperti perubahan iklim emisi gas rumah kaca kelangkaan sumber daya air,pengangguran kemiskinan dan konflik soaial ,pada tahun 2015 kebakaran hutan dan lahan mencapai 736 ribu hektar lebih dan 43,21% adalah lahan gambut yang terbakar dan terus turun pada tahun berikutnya
Semoga angka kebakaran hutan dan lahan dapat kita tekan serendah mungkin atau tidak terjadi lagi,untuk itu kita harus kerja keras mengantisipasi agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan," tutup Dodi dalam sambutannya
Acara dilanjutkan pemberian penghargaan untuk perusahaan perkebunan yang berprestasi dalam kelengkapan sarana dan prasarana alat pemadam kebakaran diantaranya PT Pinago Utama, PT Pelangi Inti Pertiwi, PT Cangkul Bumi Subur, PT.Inti Agro Makmur,Dan PT Musi Banyuasin Indah.