,
30 April 2020 | dibaca: 381 Kali
Bupati Bojonegoro Lakukan 8 Kali Mutasi Tanpa Libatkan Baperjakat Atau Tim.
noeh21


Bojonegoro Skandal

Bupati Bojonegoro Hj.Anna Muawanah tercatat melakukan 8 kali mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Bojonegoro tanpa melibatkan atau koordinasi dengan Baperjakat terlebih dahulu sehingga mengundang kontroversi publik.

Menurut Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto yang akrab disapa Mas Wawan dalam keterangan persnya  mengatakan, bahwa mutasi yang dilakukan oleh Bupati Bojonegoro Hj.Anna Muawanah dianggap kurang tepat mengingat sekarang ini gencar-gencarnya memerangi dan mengantisipasi wabah virus Covid 19 di kabupaten Bojonegoro.

Bahkan saat Pemkab Bojonegoro melaksanakan rapid test untuk semua karyawannya.

Setelah dilakukan hasil Rapid test terdapat 4 pejabat pemerintah kabupaten dinyatakan Positif PDP,. "Koq ini malah melakukan mutasi yang tanpa persetujuan Baperjakat,'" tegasnya.

Pelantikan 84 pejabat di lingkungan Pemkab Bojonegoro yang dilaksanakan Rabu 29/04 menjadi kritikan dari berbagai tokoh dan masyarakat Bojonegoro .

Menurut Chorid UU no 5 tahun 2014 dan PP.11 tahun 2017 Baperjakat dirubah menjadi Tim Penilai Pekerja yang di ketuai oleh PYB(dalam hal ini Sekda) yang terdiri dari beberapa pejabat.

"Kenapa dan ada apa sampai pejabat lainnya diabaikan," ungkap salah warga.

Menurut salah seorang warga mengatakan bahwa Baperjakat itu sudah lama atau lawas sekarang sudah tidak ada.(Bond)
Berita Terkait
Berita Lainnya