,
15 Juli 2020 | dibaca: 235 Kali
Bersama Kapolres Pelalawan , PT SLS Gelar Apel Siaga Antisipasi Karhutla 
noeh21


PELALAWAN -Skandal 

Perusahaan PT Sari Lembah Subur (SLS) gelar apel siaga pencegahan bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

 Kegiatan perusahaan kelapa sawit Grup Astra Agro itu dilakukan bersama dan bersinergi dengan pihak kepolisian.  

Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Widjatmiko SIK, mengatakan, musim kemarau tidak bisa lepas dari kebakaran atau Karhutla. Makanya, Kapolres bersama-sama dengan peserta apel untuk tetap menjaga langit tetap biru.

“Tahun ini kita buktikan kepada dunia bahwa kita telah mempersiapkan segala sesuatu untuk  penanggulangan kebakaran lahan, Kita punya komitmen!” tegasnya.

Senada dengan Kapolres, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, yang diwakili oleh Kabid KL, Ahmadi,  mendukung kegiatan sepenuhnya, juga komitmen  tidak adanya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan.

“Kami mengapresiasi Perusahaan PT Sari lembah subur (SLS) yang berlokasi di Kecamatan Pkl Lesung yang mengkoordinir tenaga internal PT SLS, Masyarakat, TNI-Polri, dan pemerintah daerah dalam rangka penanggulangan kebakaran hutan dan lahan "karhutla,” ungkap Ahmadi.

Pada Apel Siaga tersebut, PT SLS  menyerahkan bantuan dua unit ministriker kepada Polsek Kerumutan juga Polsek Pangkalan lesung untuk mendukung penanganan Karhutla di wilayah PT SLS sepenuhnya , mendukung target pemerintah tersebut yakni , tidak adanya kebakaran hutan dan lahan. 

"Kami mempersiapkan segala sesuatu untuk dapat merealisasikan target tersebut,” ungkap Setyo Budi Utomo, Community Development Officer (CDO) PT Sari lembah subur (SLS).

PT SLS memiliki sistem manajemen pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang bertujuan tidak terjadi kebakaran lahan, baik di area perusahaan maupun lahan milik masyarakat. Untuk mendukung berjalannya sistem pencegahan tersebut, PT SLS memiliki organisasi yang kuat dengan program-program pelatihan, simulasi dan sosialisasi. “Diharapkan, seluruh personel selalu dalam kondisi siap dalam menghadapi karhutla,” tambahnya. 

Setyo mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan proses identifikasi area berbahaya yang memiliki potensi untuk terjadinya kebakaran. Perusahaan juga mengembangkan early warning system yang memungkinkan tim di lapangan memiliki reaksi yang cepat jika terdapat tanda-tanda awal.

Jika terjadi kebakaran, Tim Reaksi Cepat dapat lebih dahulu sampai ke lokasi dengan dukungan peralatan yang mobile dan compact. “Selain kendaraan pemadam kebakaran yang besar, kami juga memiliki peralatan pemadam kebakaran yang portable sehingga bisa masuk ke lokasi lebih cepat dan lebih dalam terlebih dahulu,” jelasnya.

Akan tetapi, menurutnya, PT SLS tidak bisa melakukan pencegahan maupun penanggulangan kebakaran sendirian. Karena itu, PT SLS selalu bersinergi dengan seluruh stakeholder. Bersama dengan masyarakat, PT SLS mengembangkan Masyarakat Peduli Api yang juga menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan penanggulangan kebarkaran. 

“Kami juga bermitra dengan Desa Sejahtera Bebas Api,” lanjutnya.

Hadir diacara itu 
Camat Pangkalan Lesung H Adnan SH, Sekcam Kec Kerumutan, Kapolsek kerumutan, Kapolsek Pangkalan Lesung, Danramil Pangkalan Kuras, Danramil Kuala Kampar, Dansat Manggala Agni Rengat. 

Ikut hadir juga dalam kegiatan mahasiswa Pangkalan Kerinci untuk memperkenalkan proses penanganan Karhutla, bahwa pemadaman Karhutla bukan perkara mudah, diperlukan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat. Dalam kesempatan itu juga mahasiswa ikut turut serta dalam simulasi pemadaman kebakaran tutupnya * (Nt/Kharul Anam)
Berita Terkait
Berita Lainnya