,
30 Mei 2020 | dibaca: 273 Kali
6 KK Ohoi Soindat Terima BLT
noeh21


Langgur, Skandal.

Camat Kei Besar Selatan J.P Ubra,SH menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 6 Kepala Keluarga (KK)  di Balai Ohoi Soindat, didampingi istrinya, Yulia.Ubra/H dan pendamping desa Erwin Ohoitenan, siang tadi, pukul 13, 00 WIT.29/05.

"Bantuan-bantuan yang masuk di Ohoi Soindat pada prinsipnya tetap kami bagi sama rata Jadi kalau KK yang lain sudah dapat bantuan, maka tentu tidak akan terimah bantuan BLT lagi. Ini sesuai instruksi langsung dari pemerintah pusat hingga  Pemkab/Kota," tutur kepala Ohoi Soindat Simson Ohoiner " 





Selain itu, lanjut Ohoiner, bantuan BLT yang di perbanyakan untuk warga kurang mampu sekarang ini ada dua triwulan dengan nilai Rp 1,200,000,jadi tinggal satu triwulan,"

"Jadi tentu saya sudah koordinasi dengan perangkat desa(Ohoi). Jadi mudah-mudahan tidak ada problem," lanjutnya.

Terlebih uang itu milik rakyat. Jadi selaku pimpinan dia harus transparan kepada perangkat desa dan warga masyarakat agar jangan ada dusta antara kita.

Setelah penyerahan simbolis BLT kepada 6 KK Ohoi Soindat, sekaligus dikaitkan dengan serah terima jabatan Pejabat Ohoi Soindat kepada Kepala Ohoi definitif Simson Ohoiner.

Kegiatan serah terima antara Pejabat Ohoi Soindat dan Kepala Ohoi Soindat dari awal hingga akhir  berjalan aman dan lancar,  disaksikan langsung oleh Camat, pendamping desa serta juga  masyarakat Ohoi Soindat.

Camat mengharapkan Kepala Ohoi Definitif Ohoi Soindat agar bekerja harus profesional sekaligus menggandeng tangan dengan para tokoh agama, tokoh adat,tokoh pemuda agar segala proyek pembangunan di Ohoi Soindat dapat berjalan aman dan lancar.

Selain itu,  camat berharap agar kepala Ohoi Soindat dalam waktu dekat  segera mengkrocek berapa KK yang belum memasang meteran listrik,agar dapat di tindaklanjuti ke atasan.

"Kepada Kepala Ohoi dan PJ 10 Ohoi Ohoi kei besar selatan agar bisa menindaklanjuti arahan bupati serta kepala PLN untuk sosialisasi warga pengguna jaringan listrik," tambah Ubra.

"Kita orang Kei Besar sekarang sudah menikmati penerangan lampu listrik 24 jam. Jadi kalau jaringan bersih, maka tentu kita berada di dunia terang. Tetapi kalau kalian lebih menyayangi pohon,maka jangan ada yang bersungut tentang lampu listrik.Sebab Pemda,PLN dan Kepala Ohoi sudah lakukan sosialisasi kepada warga,tetapi kalau tidak di pahami, maka terimalah kenyataan apa yang ada,"  tuturnya mengingatkan.
Berita Terkait
Berita Lainnya