Tutup Menu

25 KK Ohoi Ohoilean Dapat Bantuan BLT & BST

Rabu, 10 Juni 2020 | Dilihat: 491 Kali
    


Langgur, Skandal

Kepala Ohoi Ohoilean Abdul Karim Seknun menegaskan pelaksanaan bantuan sosial kepada warganya tidak ada masalah sama sekali, baik Bantuan Sosial Tunai (BST) maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Semua berjalan lancar, karena sesuai dengan prosedur," ungkapnya saat ditemui di kediaman oleh Skandal, 9/6,

Seknun menyebutkan  nama-nama penerima BST dan BLT dari Dana Desa  yang  sudah dicrosschek pihaknya ke Dinas Sosial Kab Malra. "Itu semua  agar per Kepala Kuarga (KK) tidak  boleh double menerima bantuan," tegas Seknun.






Selain crosschek data, Seknun juga mengaku selalu  mengkonfirmasi kepada pimpinan wilayah, terkhusus Camat M.Nasir Rahayaan serta staf kecamatan. 

"Alasannya, takut ada yang menerima double bantuan. Akibatnya, saya akan mendapat teguran bila ada double penerimaan, entah dari Camat maupun Bupati," ungkapnya terus terang.

Menurut dia, sesuai anjuran maupun instruksi dari pemerintah pusat, pemerintah daerah pelaksanaan bantuan harus dilakukan secara profesional, sehingga dirinya selaku Kepala Ohoi dan  perangkat desa selalu berkoordinasi dan mengkrosschek  nama nama penerima bantuan.

"Makanya saya menghimbau terkait penyaluran bantuan desa maupun Bansos di Ohoi Ohoilean  selalu membagi rata, tidak ada unsur KKN," lanjutnya.

Lagipula, bantuan itu di turunkan demi membantu warga kurang mampu, akibat dampak dari musibah pandemi covid 19. "Maka selayaknya bantuan kita harus membagi sama rata," tandasnya.

Kendati sedikit, semua pihak  harus merasakan terkait dengan pengelolaan dana desa dan Bansos.

"Semua lagi dimonitor dari seluruh penjuru. Jadi bila kita salah mempergunakan, maka akan berurusan dengan aparat penegak hukum," ujarnya mengingatkan.

Selain itu, Camat Kei Besar Selatan Barat M.Nasir Rahayaan S.Sos menghimbau kepada 13 Ohoi di Kecamatan Barat agar setiap penyaluran bantuan dan pengelolaan Dana Desa harus melakukan pertanggung jawaban serta pelaporan.

"Bila terdapat ada unsur kesengajaan atau  mengkelabui bantuan serta dana desa tersebut, dirinya akan melakukan kordinasi kepada aparat penegak hukum, teritama Kepolisian dan Kejaksaan agar dapat memproses kepala Ohoi yang bandel," ujarnya mengingatkan Kepala Ohoi di teritorial kecamatan yang dipimpinnya (***)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com