,
15 Juni 2020 | dibaca: 268 Kali
Di Simalungun Kasus Positif Corona Ada 38 Orang                                                           
noeh21

                           
Simalungun,Skandal.Com.     
       
 Jumlah  Covif19 Kabupaten Simalungun,Sumatra Utara.Rabu 14 Juni 2020 pukul 08.00 WIB mencatatkan penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 12 orang, sehingga total pasien Covid-19 yang dirawat menjadi 21 orang, 16 orang dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal.

Sampai saat ini, akumulasi total kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Simalungun bertambah menjadi 38 orang.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Simalungun JR Saragih, melalui humas Akmal Siregar menyampaikan, penambahan pasien Covid-19 di 4 kecamatan.

Yang pertama di wilayah Kecamatan Bandar Huluan, penambahan pasien di wilayah ini merupakan hasil tindakan kerja cepat tim medis beserta satuan gugus tugas Kecamatan Bandar Huluan bersama TNI dan Polri, guna menindaklanjuti perintah ketua gugus tugas, pasca diumumkannya 2 pasien positif Covid-19 pada beberapa waktu yang lalu.

Camat Bandar Huluan, dra. Masrah menyampaikan, setelah diumumkannya 2 orang warga Bandar Huluan yang positif Covid-19, pihaknya bersama Danramil dan Kapolsek beserta jajaran Puskesmas, melakukan kunjungan ke alamat pasien, guna melakukan edukasi penanganan protokol Covid-19.

"Tindakan yang dibuat penyemprotan dan melakukan rapid test kepada keluarga dan warga sekitar yang terduga terpapar guna memutus rantai penyebaran Covid19," ucapnya.

Kadis Kesehatan, dr.Lidya Saragih, menyampaikan ditemukan 16 orang reaktif rapid test, dan 9 orang telah keluar hasil swabnya dan dinyatakan positif Covid-19, dan 7 orang lagi masih menunggu proses swabnya.

Selanjutnya, dari keseluruhan pasien ini telah memperoleh penanganan dan perawatan di RSUD Perdagangan pada Sabtu 13 Juni 2020.

Dari keseluruhan pasien positif Covid-19 dari Tanjung Hataran, terdiri dari 5 orang laki-laki dan 4 perempuan.

Pasien yang tertua berumur 68 tahun, dan salah satunya merupakan remaja berumur 13 tahun, ini merupakan pasien kedua remaja, setelah kemarin telah sembuh berumur 11 tahun dan telah pulang.

Lidya Saragih, menyampaikan hasil pemeriksaan ini dikeluarkan oleh Lab Swab RSUD Perdagangan dengan Test Cepat Molekuler (TCM).

"Kita bersyukur telah memiliki alat uji ini, sehingga membantu mempercepat penanganan pasien Covid-19 di Simalungun," tandasnya.

Selanjutnya, 1 orang pasien laki-laki berumur 26 tahun, warga Kecamatan Jawamaraja Bahjambi, merupakan pasien PDP yang sudah dirawat di RSU darurat fasilitas khusus Covid-19 Batu 20, sejak 11 Juni 2020 yang lalu.

Salah seorang lagi, warga Kecamatan Tapian Dolok laki laki umur 46 tahun, telah memperoleh penanganan di RSU Murni Teguh, Medan sejak tanggal 12 Juni yang lalu.

Sementara, warga Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, seorang ibu berusia 56 tahun, merupakan pasien PDP yang telah memperoleh penanganan dan perawatan sejak tanggal 5 Juni di RSU Parapat.

Ketua Gugus Tugas sudah memerintahkan kepada Dinas Kesehatan dan satuan tugas di Kecamatan Jawamaraja Bahjambi dan Kecamatan Tapian Dolok serta Kecamatan Girrsang Sipangan Bolon untuk melakukan tracking kembali di area wilayah tempat tinggal masing-masing dan keluarga inti pasien, guna memastikan memutus penyebaran Covid-19. 
                                                        Reporter.        : Monawelta
Kabiro Sumut :Ansary Nst
[14/6 17:45] Ansari Nasutio: Ditemukan Tewas, Pria di Ruko Sarang Burung Walet 
                                                    Tebing Tinggi,Skandal.Com
Warga Jalan Haturmangan Lingkungan I kelurahan Sri Padang Kecamatan rambutan Kota Tebing Tinggi,Minggu (14/06) sekira pukul 02.30 Wib,digemparkan dengan ditemukannya seorang pria yang tewas di dalam gedung peternakan sarang burung wallet milik Roni Susanto.

Diduga pria yang belum diketahui identitasnya itu, meninggal dunia karena terjatuh ketika hendak mencuri Sarang burung Walet milik korban.

Kapolsek Rambutan AKP H.Samosir melalui Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi AKP Josua Nainggolan, peristiwa itu diketahui setelah pemilik ternak walet Roni Susanto melihat CCTV adanya seseorang masuk ke ruko tersebut dari jendela yang sudah dirusak jerjak besinya.

"Lalu guna memastikan perisitiwa itu,Roni kemudian menyuruh dua rekannya Erwan dan Erwin agar menuju lokasi,"ucap AKP Josua Nainggolan

Selanjutnya,salah satu rekan Roni lainnya Ramli datang ke lokasi dan membuka pintu ruko. Dan saat itu pria tersebut sudah ditemukan tergeletak dilantai bawah dengan kondisi bersimbah darah dan meninggal dunia.

"Di TKP ditemukan barang bukti berupa satu tas milik korban,tali tambang warna putih,satu buah linggis dan satu galah bambu sekira 3 meter yang ujungnya telah terdapat pisau,",tegas Kassubag Humas itu

Roni Susanto kemudian menghubungi pihak kepolisian.Selajutnya, Sektor Rambutan yang mendapat informasi itu langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah TKP.

"Mayat tak dikenal itu kini telah di bawa ke RSU Kumpulan Pane Tebing Tinggi untuk dilakukan visum,"sebut AKP Josua Nainggolan.
                                               
Reporter.        :Monawelta
Kabiro Sumut :Ansary Nst
Berita Terkait
Berita Lainnya