,
11 Juni 2019 | dibaca: 568 Kali
Warga Desa Sangliat Krawain Mengeluh Soal Dana Desa
noeh21
Rumah Bendes

Saumlaki, Skandal

Warga Desa Sangliat Krawain Kecamatan Wertamrian Kabupaten Kepulauan Tanimbar ( KKT ) mengeluh soal penggunaan Dana Desa yang dilakukan oleh Kepala Desa.

Kepada Skandal, para warga yang mengaku
sebagai penerima bantuan pembangunan pemukiman, menyampaikan mereka tidak mampu lagi menahan sikap terhadap Pemerintah Desa yang seolah - olah lebih memprioritaskan kesejahteraan  keluarganya ketimbang para warga.

"Padahal kami benar - benar sangat membutuhkan bantuan tersebut," ungkap warga yang tidak mau disebutkan jati dirinya.

Dia mengklaim  para warga saat ini 
tinggal di gubuk-gubuk sangat mrmbutuhkan bantuan tersebut. "Cuma kami diberikan bantuan berupa material yang sangat terbatas. Misalnya, anggaran tahap pertama cuma diberikan semen dan atap seng. Tahap kedua barulah diberikan kayu. Bahkan sampai sisa material yang kami tunggu ditunda sampai setahun," paparnya mangkel.

Ternyata, perlakuan terhadap warganya, berbeda dengan warga  Iain yang  tinggal di desa lain.  "Kok bisa diberikan bantuan, seperti adik kandung Sekdes yang dominsili di desa Lorulun dapat bantuan dari Desa Sangliat Krawain," bebernya.  

Dia juga menyebut Bendahara Desa dapat  bantuan perumahan dengan ukuran rumah permanen yang besar 3x luasnya dari rumah warga biasa.

"Kan aneh, Bendes dapat, masa warganya sendiri tidak jadi prioritas," ujarnya mengelus dada ssraya berharap Inspektorat KKT dapat mengaudit penggunaan Dana Desa  Sangliat Krawain. (TAN 2)

 
Berita Terkait
Berita Lainnya