,
16 November 2020 | dibaca: 707 Kali
Renyaan Menilai Kepala Ohoi Ngayub Kerja Tidak Profesional.
noeh21
Malra, Skandal

Saat di konfirmasi dengan salah satu tokoh masyarakat Ohoi Ngayub kecamatan Menyeuw kabupaten Malra 16/11/2020 Opa Vinsensus Renyaan bahwa kepala Ohoi Ngayub Hary Yan Robert Balubun tidak profesional dalam melaksanakan tugas.

Karna dirinya saat baru di Lantik kurang lebih 2 bulan lngsung memberikan surat pemberhentian kepada  dua perangkap Ohoi tanpa ada salah.

Menurut Renyaan bahwa slaku pimpinan itu semestinya daun telinga tebal,dan setiap pelaporan serta informasi apapun dari masyarakat harus dapat di kaji dengan baik dulu.

Karna seseorang pemimpin itu harus bersifat serta berjiwa membangun serta merangkul dan harus membina masyarakat, bukan sistim KKN lalu suka atur sana sini dengan sesuka hati.

Karna terbukti di Ohoi Ngayub kepala Ohoi Ngayub Hary Yan Robert Balubun saat dirinya di lantik sebagai kepala Ohoi langsung merubah kabinet seperti kaur kaur dan bendahara selain itu juga telah mencalonkan  sekertaris Ohoi Ngayub dengan marga yang sama juga dari marga Balubun,lalu marga lain ini mau di kemanakan.

Sedangkan dari tiga marga dari Renyaan,fadirubun luanlubun ini cuma 2 orang saja yang yang di pakai masuk dalam perangkat Ohoi Ngayub  sedangkan yang lain semua marga balubun, maka disini sy slaku toko masyarakat Ngayub menilai kepala Ohoi Ngayub kerja tidak profesional dan masih mempergukan KKN.

Jadi untuk mengimbangi para perangkat Ohoi Ngayub,maka dari marga marga yang lain ini harus di seret masuk dalam perangkat Ohoi untuk sama2 mendukung program pembangunan,bukan di biarkan begitu saja,karna terbukti kepala Ohoi Ngayub hentikan dua perangkat Ohoi seperti Paulus Renyaan,Yohanis balubun di berhentikan tanpa terhormat.

Olehnya itu Opa V.R melihat kinerja kepala Ohoi Ngayub semakin memburuk akhirnya langsung pasang  palang di pos penjagaan dll.

Selain itu juga terkait dengan jabatan kepala Ohoi defitif di Ngayub itu yang jelas yang pemilik adalah marga Renyaan Fadirubun,bukan marga balubun dll,jadi di minta kepada para raja raja kalau bisa sebelum mengkukuhkan seseorang untuk kepala Ohoi definitif,di harapkan agar bisa mentekel ke dalam dalamnya dolo, jangan cuma main kukuhkan sesuka hati,karna bisa saja bisa mengarah ke hal hal yang tidak di inginkan bersama.

Karna di kei ini yang namanya yanwat atau anak dari perempuan sedikitpun tidak punya hak untuk menduduki kursi kepala Ohoi atau keplaa desa,terkecuali semua sudah punah baru bisa yanwat di angkat.
Berita Terkait
Berita Lainnya