Tutup Menu

Ratusan Burung Kacer Selundupan Diamankan TNI

Rabu, 09 Februari 2022 | Dilihat: 777 Kali
foto istimewa
    
Pelapor  : Ajipati Gunawan
Sumber : iNews

SANGGAU –Tabloidskandal.com ll Dokter hewan Syam Widartoko dari Karantina Pertanian dan Hewan Entikong mengapresiasi kinerja Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns yang sering menggagalkan penyelundupan satwa liar di wilayah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.

Seperti diketahui, ketika personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti melakukan pemeriksaan di Pos Daldul Kotis di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar) menemukan sekitar 350 ekor burung Kacer yang dilindungi.

"Burung Kacer yang merupakan satwa liar itu berhasil kami amankan saat melakukan pemeriksaan di Pos Daldul Kotis Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns," jelas Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Letkol (Inf) Hendro Wicaksono, baru-baru ini.

Menurutnya, ratusan burung kacer itu diterima dari seorang warga Malaysia di wilayah perbatasan, kemudian burung kacer itu dibawa masuk ke Indonesia melalui jalur tikus untuk dijual di daerah Sanggau.

BACA JUGA: 
Polsek dan Polres Mura Gelar Eskdar Baja Angkatan 46


Dia menjelaskan, pengungkapan ini berawal ketika personel di Pos Jaga Dalduk Kotis Satgas Pamtas dipimpin Serda Toni melakukan pemeriksaan (sweeping) rutin terhadap mobil yang lewat di setiap jam ganjil.

"Dari hasil pemeriksaan, personel kami menahan seorang pengendara mobil dengan inisial TN (46) yang membawa 350 ekor burung kacer. Setelah itu dilakukan penindakan lanjutan berupa pendataan yang kemudian diserahkan kepada Karantina Pertanian dan Hewan Entikong untuk diproses lebih lanjut,"ujar Hendro.

Dijelaskan lagi, pihaknya sudah bertugas selama sembilan bulan, dan berkomitmen untuk menjaga perbatasan dari tindakan ilegal dalam bentuk apa pun, termasuk salah satunya penyelundupan satwa liar.

Sementara Perwakilan Karantina Pertanian dan Hewan Entikong Drh Syam mengatakan, “Kami berterima kasih kepada Satgas Pamtas atas koordinasi dan kerja sama yang baik, sehingga bisa kembali menyelamatkan habitat satwa liar. Ke depan satwa liar ini akan kami lepasliarkan ke habitatnya."

 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com