,
07 Juni 2020 | dibaca: 405 Kali
Pipa Minyak Perusahaan PT. Medco Bocor Cemari Lahan Persawahan Warga dan Sungai.
noeh21

Muba, Skandal

Pipa minyak PT. Medco di Desa Jirak Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi Banyuasin mengalami kebocoran Sabtu ( 06/06/20) sehingga minyak mentah mengalir ke persawahan warga.

Akibatnya sawah serta sungai menjadi tercemar oleh minyak , ditandai persawahan warga air menjadi hitam kental,a seperti ada ikan di persawahan.

Titik kebocoran pipa minyak  PT.Medco  di dusun 4 Desa Jirak. Dari pantauan media penyebab kebocoran diduga dari klam pipa  dan pipa yang mengalami Corrocive, sehingga minyak mentah mengalir kepersawahan warga.





Diperkirakan minyak mentah mencemari 1,5 Ha, mengalir ke sumur warga dan di persawahan terlihat bangkai ikan mengapung.

M. Amin yang sawahnya tercemar oleh minyak mentah lebih kurang 3/4 Ha. Menurutnya, bocornya pipa minyak milik PT. Medco ini bukan kali pertama, melainkan ke tiga kalinya.

"Pipa pecah di atas jalan Desa Dusun 4, minyaknya mengalir ke persawahan kami, dan kami sangat dirugikan , sedangkan padi yang kami tanam sudah satu minggu, sudah ada negosasi dari pihak perusahaan tapi belum ada kesepakatan. Minyak ini mengalir ke sungai Jirak dan pemukiman warga, sangat berbahaya," ungkap Amin.

Begitu juga sawahnya Jamin yang luasnya lebih kurang 1/2 Ha. Padinya sudah berumur satu bulan, semuanya kena limbah minyak mentah.

"Kejadian bocornya pipa minyak di perkirakan Sabtu pagi pukul 3.00 wib. dan sawah ini yang tercemar minyak untuk pulih di tanam kembali mencapai 4 kali musim tanam, karena tanahnya sudah tercemar minyak," jelasnya.

Semantara itu pihak perusahaan PT. Medco di lokasi terlihat sedang perbaikan di titik yang mengalami kebocoran. Namun pihak perusahaan di lapangan belum mau untuk di konfirmasikan. "Nanti kita kasih rillis," jelasnya di lapangan

Di tempat terpisah Camat Jirak jaya Nen Fadli di konfirmasi via whadsApp mengatakan Pipa milik medco,  lokasi dusun 4 jirak. Sekarang sudah ditangani.  

Pemilik lahan yang terdampak sudah didata oleh medco dan pemdes jirak,  untuk bahan pertimbangan selanjtnya masalah konpensasi.( dris)
Berita Terkait
Berita Lainnya