,
12 Februari 2020 | dibaca: 550 Kali
Pekerja Proyek SD O3/11 Semper Diduga Belum Dibayar oleh PT.BCK
noeh21


Jakarta, Skandal

Para mandor dan pekerja proyek rehabilitasi pembangunan SD 03/11 di Semper, Jakarta Utara, mengeluh belum menerima honor dari kontraktor selama tiga bulan proyek tersebut dikerjakan.

Akibatnya para mandor terpaksa menjual barang-barang miliknya untuk membayar para pekerja yang berasal dari pelbagai wilayah Jawa Barat.



"Kalau tidak begitu, kasihan mas. Mereka tidak akan pulang menemui keluarganya minimal seminggu sekali," jelas seorang mandor yang tidak mau disebutkan jati dirinya.

Menurut sumber tersebut, para pekerja yang rata-rata sudah berkeluarga mengetahui proyek tersebut secuilpun belum dibayar oleh kontraktor PT Bangun Cipta Kontraktor. ((BCK).Para mandor menanggulangi sementara, sambil menunggu pencairan dari kontraktor, PT BCK. 

"Cuma, karena sudah tiga bulan, kami menyerah," ujarnya, menyebut sekitar puluhan para pekerja di proyek tersebut.

Mandor tersebut tak habis mengerti proyek yang dibiayai oleh APBD DKI Jakarta kepada kontraktor PT BCK tapi masih tersendat pembayaranya "Padahal sudah ada SPKnya," jelas sumber, menyebut rehabilitasi proyek tersebut mencapai milaran rupiah.

Sementara dari pekerjaan hampir memenuhi target. "Tapi kalau bayarnya macet, kemungkinan belum rampung sesuai dengan waktu yang ditentukan bisa molor" jelasnya.

Selain belum dibayar, dari pantauan media ini, para pekerja tidak menggunakan helm untuk keselamatan bekerja.





"Boro-boro membelikan K3 mas, buat makan mereka saja kita tekor," tambahnya.

Sementara itu, pimpro proyek tersebut ketika akan ditemui Skandal, tidak berada di tempat. "Besok saja datang ke sini. Mungkin beliau ada," ujarnya mengakhiri. (***)
Berita Terkait
Berita Lainnya