,
24 Oktober 2018 | dibaca: 34 Kali
Melalui “Bengkel Numerasi”, Tenaga Pendidik Optimis Pemecahkan Masalah Pembelajaran Matematika
noeh21


Surabaya Skandal 

Memulai pilot pertamanya “Bengkel Numerasi” di Kecamatan Lekok Pasuruan tim Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Nadhatul Ulama Surabaya (PGSD Unusa) melakukan mentoring kepada guru-guru kelas 1, 2, 3, serta kepala sekolah.

Fifi Khoirul Fitriyah menjelaskan, materi untuk guru-guru diisi dengan wawasan numerasi. Untuk kepala sekolah, materi diisi manajemen berbasis Sekolah (MBS).

“Selain itu, guru-guru diminta untuk mengidentifikasi segala permasalahan dalam pembelajaran matematika yang selama ini dihadapi di kelas,” ujar Project Leader Bengkel Numerasi tersebut. Selasa, (23/10).

Kemudian, guru-guru diajak untuk merancang pembelajaran yang nantinya akan diterapkan dalam pembelajaran matematika di dalam kelas.

Pimpinan project Bengkel Numerasi tersebut juga menerangkan bahwa, tujuan mentoring perdana ini juga untuk penguatan peran fasilitator daerah yang merupakan kepanjangan tangan dari Unusa dalam menerapkan program bengkel numerasi.

“Ke depannya, Fasilitator Daerah (Fasda) diharapkan idapat menerapkan program meski program ini sudah berakhir pada Juli 2019 nanti,” ucapnya.

Totok Suharto, Kepala Sekolah SDN Balunganyar mengaku sangat optimis akan terjadi peningkatan hasil belajar matematika siswa. "Banyak informasi baru yang kami peroleh,” imbuhnya. (gdr)
Berita Terkait
Berita Lainnya