,
03 Februari 2018 | dibaca: 408 Kali
Kopertais Harus Netral Sikapi Kepeminpinan STAI Publisistik Thawalib
noeh21
Para Wakll Ketua Yayasan STAI Publisistik Thawalib berjumpa dengan Sekretaris Kopertais, Dr. M. Taufik M.Ag
 Jakarta, Skandal
 
Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Publisistik Thawalib, Kwitang, Jakarta Pusat, Dr. Ilyas Indra Damar Jati,  meminta agar Kopertais (Koordinator Pergurian Tinggi Agama Islam Swasta) bersikap netral dalam menyikapi kemelut kepemimpinan STAI Publisistik. Alasannya,  kemelut kepemimpinannya saat ini ditangani oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, sesuai  gugatan nomor perkara 479/Pdt.G/2017.Jkt.Pst .
 
"Karena masih berperkara, maka kondisi  kondisi STAI Publisistik Thawalib, status qua, alias kembali ke yang lama, periode 2014 - 2019," tutur Indra.
 
Dia menyebut, periode tersebut kepemimpinan STAI Publisistik adalah dirinya, dipilih oleh yayasan. 
 
"Jadi selama ditangani PN Pusat dan belum ada keputusan yang tetap, pihak yayasan belum boleh menunjuk kepemimpinan yang baru," tambah Indra dalam siaran persnya yang dikirim melalui WA pada Skandal.
 
Sayangnya, belum lagi periode tersebut berakhir,  pihak yayasan memecat  Indra secara sepihak. Padahal pelbagai upaya telah dilakukan demi memajukan STAI Publisistik Thawalib, hingga menguras tenaga, pikiran dan finansial.
 
"Tindakan yayasan memberhentikan saya, itu semena-mena," ungkap Indra, 
 
Menurutnya,  sejak awal diangkat jadi Ketua STAI Publisistik Thawalib, yayasan sifatnya administrati karena tidak berfungsi selayaknya yayasan.
 
Misalnya tidak memberikan modal keuangan sama sekali, baik sejak awal operasional kampus maupun  pengembangan dan sarana fisik.
 
"Seluruhnya kami yang sediakan dan ketika kampus sudah berkembang, yayasan melakukan tindakan semena mena sehingga kami melakukan gugatan di Pengadilan," tambah Indra.
 
Indra berharap, sebagai lembaga yang mengayomi Perguruan Tinggi Keislaman Swasta,  Kopertis Wilayah I bersikap netral.
 
"Kami sudah berkirim surat kepada Koordinator Kopertais Wilayah I agar netral dan juga Para Wakil Ketua yang menggantikan Wakil Ketua yang Lama," tambahnya,  menyebut Samtidar E. Tomagola, S.Kom.I.M.Pd Wakil Ketua Bidang Akademik dan Safrin Yusuf, M.Si Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan.
 
Keduanya sudah beraudiensi dan bertemu dengan Sekretaris Kopertais wilayah I  Dr. M. Taufiqi, M.Ag untuk menyampaikan secara langsung bahwa proses hukum sengketa Kepemimpinan STAI Publisistik Thawalib Jakarta adalah  legal, sampai ada keputusan yang bersifat Inkrah (berkekuatan hukum tetap).
 
 
 
 
Berita Terkait
Berita Lainnya