,
06 Desember 2019 | dibaca: 415 Kali
Kontraktor Molor dalam Proyek Pembangunan Median Jalan Ir. Soekarno  
noeh21

Saumlaki,Skandal 

Pembangunan Median Jalan Ir Soekarno KKT Saumlaki yang di kerjakan CV Virgo Abadi molor,  tidak  sesuai kontrak kerja nomor : 7621/47/Kontrak/Pemb Median jalan Ir Soekarno/DAU/2019.

Kabid Bina Marga,Petrus Kelbulan membenarkan keterlambatan tersebut  saat ditemui wartawan Skandal di ruang kerjanya,Jumat 6/12.



 "Iya, memang betul, tidak sesuai kontrak," tegasnya.

Menurut dia,  proyek  pembangunan Median Jalan Ir Soekarno dimulai 27/5/2019 dan berakhir  22/11/2019. Meski sudah berakhir,  namun ada perpanjangan ( Adendum)  50 hari sesuai dengan Aturan /Pepres.

Lagipula, proyek  Pembangunan Median jalan Ir Soekarno bersumber dari Dana Alokasi Umum ( DAU ) dengan Nilai Kontrak  Rp 2.375.000.000 juta, di kerjakan oleh Thiodorus Gaspers  Direktur CV Virgo Abadi. Dananya  sudah dicairkan sebesar 60 %

"Progres pekerjaan pembagunan sudah 90%, masih kurang 10%. Dipastikan pekerjaannya akan selesai akhir Desember," ungkap Petrus Kelabilan.

Dijelaskan, keterlambatan itu salah satunya akibat  keterlambatan pengiriman semen dari Surabaya, sehingga terjadi kelangkaan semen di Saumlaki. 

 "Setelah kita evaluasi ada juga kekurangan tenaga kerja oleh pihak  kontraktor. Ini yang mengakibatkan pekerjaan pembangunan Median Jalan Ir Soekarno belum selesai tepat waktu," tutur Petrus kelbulan.

Karena terlambat, maka sebagai konsekwensi kontraktor  kena pemotongan sebesar seper 1000 per hari  dari hasil sisa pekerjaan yang diluncurkan.

Dia menguraikan,  laporan  masyarakat dan  juga  wartawan Skandal terkait mutu pekerjaan sudah dievaluasi dan  ditindak lanjuti bersama diTim TP4D Kejaksaan yang langsung turun ke lapangan sebayak 2 kali. "Semua telah di benahi," tegas Kabid mengakhiri. (Tan 1 ).
Berita Terkait
Berita Lainnya