,
04 April 2018 | dibaca: 829 Kali
Kepala Inspektorat Bojonegoro Diduga Kebal Hukum
noeh21
Bojonegoro Skandal,

Mantan Tim auditor BPKP Provinsi Jawa Timur dan sekarang menjabat sebagai Kepala inspektorat Kabupaten Bojonegoro Samsul Hadi diduga telah  melakukan  penyimpangan anggaran dalam perjalanan dinas selama 2 tahu, yaitu tahun 2015 - 2017 sebesar Rp 2,1 milyar.

Sampai tulisan ini diturunkan,  kasusnya masih dalam penyelidikan oleh Kejaksaan negeri Bojonegoro.

Menurut Kasintel Syaiful Anam saat dikonfirmasi di ruang kerjanya  membenarkan adanya keganjalan dalam perjalanan dinas selama tahun 2015 hingga 2017.

"Hal ini masih dalam proses penyelidikan," ungkapnya.

Pj Bupati Bojonegoro, Dr Supriyanto SH MH pada gathering dengan media 25 Maret 2018 saat dikonfirmasi terkait  kasus  institusinya pada era Bupati Bojonegoro Suyoto menyebutkan   kasus tersebut menjadi target penyelidikan bagi pihak kejaksaan negeri Bojonegoro.

Dr Supriyanto SH MH menambahkan pihaknya pernah memerintahkan BPKP untuk melakukan pemeriksaan terhadap institusi Inspektorat Kabupaten Bojonegoro yang di duga telah melakukan penyimpangan terhadap perjalanan dinas selama 2 tahun berturut-turut tersebut. "Kita tunggu hasilnya," jelas Pj Bupati Bojonegoro.

Saat Kepala Inspektorat Bojonegoro Samsul Hadi yang juga sebagai Dosen STIE Widya Gama Lumajang saat dikonfirmasi di kantornya tidak ada di tempat.

Sekretarisnya Nuril mengaku tidak bisa menjawab. "Langsung aja kepada yang bersangkutan," ujarnya.

Pejabat yang diduga sering tidak ada tempat ini juga sebelumnya ramai menjadi bahan gunjingan oleh para dosen di tempat kerjanya terkait hubungannya dengan seorang janda beranak dua yang berinisial Mut (33 tahun). Tapi lagi-lagi diduga kasusnya diredam. (Bond)
Berita Terkait
Berita Lainnya