,
17 Februari 2018 | dibaca: 160 Kali
Jaksa Agung Apresiasi IMO-Indonesia
noeh21

Jakarta, Skandal

Daftar pejabat dan kalangan pengusaha yang memberikan apresiasi terhadap Ikatan Media Online (IMO) Indonesia terus bertambah.

Setelah Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto menjadi Dewan Penasehat IMO-Indonesia, kini giliran Jaksa Agung HM Prasetyo, memberikan apresiasi.

Jro Made Supatra Karang


"Wah, bagus. Saya senang mendengarnya," ujarnya  saat bertemu  dengan Ketua Umum IMO-indonesia, Yacob Ismail dan Dewan Pembina IMO-Indonesia, Taufiq Rachman di lantai dasar Kapal Pesiar Bounty.

Bahkan, politisi Nasdem ini memberikan acungan jempol pada IMO-Indonesia tatkala mendengar Menko Polhukam membuka Rakernas sekaligus menjadi Dewan Penasehat IMO-Indonesia.

"Wah, bagus itu IMO. Saya mengapresiasi kalau begitu," jelasnya tersenyum lebar.

Prasetyo pun langsung menunjuk Kepala Jamintel untuk memfasilitasi pertemuan berikutnya dengan IMO-indonesia, membahas maraknya Hoaxs, yang meminjam istilah Wiranto, dapat melululantahkan sebuah bangsa

"Silakan hubungi Jamintel. Nanti beliau yang mengaturnya," tambah Presetyo, sambil berjalan beriringan dengan pengurus IMO-Indonesia.

Selain Jaksa Agung, esok harinya apresiasi juga dinyatakan oleh Jro Made Supatra Karang, Dewan Penasehat Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali.

"Sebagai orang Bali saya mengucapkan terima kasih kepada IMO, sekaligus bangga," jelasnya.

Sebab, keberadaan IMO-Indonesia menggelar 2 hari Rakernas, menunjukkan Bali sangat aman sebagai tujuan wisata.

"Jadi Rakernas IMO- Indonesia sekaligus mengcounter Hoaxs tentang Bali," tambahnya, seraya menyebut Kapal Plesiar Bounty yang dinaiki oleh peserta Rakernas, milik Gede Wirata, mantan Ketua Umum Kadin Bali dan Mantan Ketua Umum PHRI Bali.

"Sekarang Ketum PHRI Bali Bapak DR. Ir. Tjokorda Oka Artha Wardhana. Beliau Cawagub Bali dari Independen," ujar Made dalam WA yang dikirim ke Skandal (IAN)
Berita Terkait
Berita Lainnya