Tutup Menu

Gaya Kades Koboi, Aniaya Sekdes

Senin, 27 Mei 2019 | Dilihat: 597 Kali
    

Saumlaki, Skandal

Baru lima bulan  dilantik, Kepala Desa Weretan, Pulau Seira, Kecamatan Wearmaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) bergaya ala koboi. Dia diduga  melakukan penganiayaan terhadap Sekretaris Desa (Sekdes) Isboset Serwunan, hanya karena tidak ada kecocokan dalam bekerja.

Akibat gaya koboi Kades tersebut  Sekdes meminta mengundurkan diri dari jabatan.

Sumber menjelaskan, pertikaian itu dimulai saat pemilihan Kepala Desa. Saat itu,  Sekretaris Desa yang juga mencalonkan Kepala Desa definitif,  suatu pencalonan yang berlawanan dengan kepala Desa terpilih WL. 

"Di situlah benih pertikaian mulai muncul oleh kepala desa, hingga terjadi penganiayaan Sekdes," ungkap sumber Skandal, menyebut WL  Isbosas Serwunan akhirnya dipolisikan.

Sumber menjelaskan,  persoalan tersebut sedang bergulir di Polres KKT  sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

Dia juga menyesalkan "perilaku" Koboi Kades selalu menonjol dalam kepemimpinannya. "Bayangkan, belum ada surat pengunduran diri Sekdes, mengangkat Semy Lodar  yang selama ini bekerja sebagai Operator Desa menjadi Sekretaris Desa," papar sumber mengelus dada.

Sumber pun menjelaskan , dalam proses pengangkatan Semy Lodar menuai kontraversi,  di antaranya , apakah pengangkatan itu melanggar UU Pemerintahan Desa. 

"Semy Lodar itu  anak dari mantan kepala Desa yang lama," bisik sumber. 

Menurut sumber, pengangkatan  Sekretaris Desa adalah kewenangan Bagian Tata Pemerintahan Desa yang sekarang satu atap di Kantor Bupati KKT, kendati usulan dari Kepala Desa.

"Sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku, Kepala Desa juga dapat mengusulkan Sekretaris Desa Pengganti apabila yang bersangkutan  mangkat atau berhalangan tetap," tuturnya.

Sumber juga menilai, arogansi Kepala Desa itu menggambarkan ketidaktahuan  aturan. 

"Maka  Kepala Tata Pemerintahan KKT agar dapat memberikan pembelajaran bagi Kepala Desa nakal yang cuma bisa bertindak secara fisik saja ini agar perlakuan yang bersangkutan tersebut tidak merembes kepada yang lain, sehingga tidak baik," tutur sumber mengakhiri.  (MI)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com