,
11 Januari 2018 | dibaca: 135 Kali
Deklarasi Paslon Dodi Reza Alex dan Giri Ramanda Kiemas
noeh21
Palembang, Skandal

Pasangan Cagub dan Cawagup Dodi Reza Alex dan Giri Ramanda Kiemas melakukan deklarasi di Monpera Palembang kemarin, 10/1.
 
Deklarasi tersebut dihadiri oleh para kader dari dua partai pengusung, Golkar –PDIP dan ribuan massa, termasuk Ketua DPW Golkar yang sekaligus Gubernur Sumatera Selatan, Alex Nurdin.
 
“Pasangan ini diyakini oleh masyarakat dapat berjuang melanjutkan pembangunan,” ujar Alex, seraya menyebut pasangan itu berasal dari keturunan pejuang. Mereka juga dinilainya telah berprestasi.
 
Cagup Dody sedang bersalaman, di sebelahnya Giri Cawagup

“Kalau kita bersatu, mendukung dengan ikhlas, mereka berdua akan bertanggungjawab melanjutkan pembangunan,” jelas Alex yang terpilih dua kali mengawaki Provinsi “Wong Kito Galo”.
 
Sementara Cagub H. Dodi Reza Alex menyebutkan baru pertama kalinya di Sumsesl Pilkada diusung tiga partai besar, PDIP, Golkar dan PKB. Belum lagi tambahan dukungan dari Hanura.
 
“Usia kami memang muda. Tapi, bukan berarti pemimpin kemarin sore. Pengalaman telah membuktikan kami,” beber Dodi, seraya menyebut dirinya menjadi Ketua Komisi di DPR RI. “Itu jabatan puncak bagi politisi,” tambahnya.
 
Menurutnya, pengalaman yang mereka tempuh di pemerintahan maupun organisasi, Insya Allah akan menjadi bekal membangun Sumsel ke depan lebih baik, sekaligus menciptakan lapangan kerja.
 
Dodi berjanji dalam tempo dua tahun, sesuai dengan slogan yang dikumandangkan, Sumsel akan lebih baik. “Dua tahun para petani karet dan kelapa sawit akan disejahterakan,” paparnya.
 
Mereka juga bertekad menyelesaikan permasalahan yang membelit Sumsel. “Sekolah dan berobat gratis, bukan mati suri. Tapi akan lebih ditingkatkan lagi, lebih baik lagi ke depannya,” jelas Dodi bersemangat yang mendapat applaous dari para pengunjung.
 
Soal kerukunan beragama dan damai dalam menjalankan ibadah, kata sang Cawagub, Giri Ramanda Kiemas, akan merangkul anak-anak muda untuk berkarya, menjadikan Palembang sebagai kota metropolitan, termasuk melakukan perlawanan terhadap kebodohanan.
 
Setelah deklarasi, kedua paslon ini, bersama massa lainnya melakukan sholat Zuhur, Dari situ, dengan kawalan para simpatisan, kader partai, menuju KPU untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Pilgup Sumatera Selatan.
Berita Terkait
Berita Lainnya