Tutup Menu

Dari 163 Kepala Keluarga(KK) di Ohoiren, Hanya 15 KK Tidak Terima Bantuan.

Sabtu, 16 Mei 2020 | Dilihat: 766 Kali
    


Malra, Skandal

Kepala Desa (Ohoi) Ohoiren Apolonarius Janwarin mengungkapkan dari 163 KK hanya 15 KK yang tidak menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT). Mereka itu masih menyandang ASN, pensiunan serta perangkat desa.

"BLT itu bersumber dari Dana Desa. Tahap pertama nilai bantuannya Rp 110.300.000," ungkap Kepala Ohoi Janwarin saat pembagian BLT di Ohoiren yang dilakukan Bupati Malra secara simbolis, 15/5.




Menurut Janwarin, pada tahap pertama ini, per KK mendapat jatah Rp 600.000. "Nanti di tahap II dan III akan diselesaikan bantuan tersebut," ujarnya merinci penerima PKH sebanyak 50 KK, BST 28 KK, BLT DD 70 KK. 

"Jadi total penerima semua 148 KK, sedang 15 KK tidak mendapat bantuan. Jadi total seluruh KK 163,' paparnya.

Karena itu, selaku Kepala Ohoi selalu koordonasi dengan pimpinan wilayah Kecamatan Kei Kecil Barat, Drs J.Rahayaan untuk minta petunjuk agar bisa koordinasi dengan Bupati Malra Drs Hi M.Taher Hanubun.

"Kalau bisa hari Jumat 14/5, kita minta kesedian  Bupati agar ikut hadir sekaligus menyerahkan secara simbolis kepada warga masyarakat Ohoi Ohoiren," tuturnya.

Ternyata, saat koordinasi, camat sangat merespon, hingga hari itu  mereka berdua ke kantor Bupati, 14/5 pukul 17,30. Puji Tuhan orang nomer 1 di Malra sangat merespon sekali siap hadir di Ohoi Ohoiren Jecamatan Kei Kecil Barat.

"Tak lupa saya dan seluruh warga masyarakat Ohoi Ohoiren mengucapkan ribuan terima kasih atas kedatangan Bupati Malra, Staf Ahli Bupati,Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kasat Pol PP ibu kabag Humas dan Pastor Paroki Ohoi Ohoider serta rekan-rekan pers," papar Kepala Ohoi Janwarin.

Sementara  Bupati Malra dalam sambutan penyerahan simbolis menyebutkan nama-nama penerima bantuan, baij PKH, BLT dan sebagainya sudah terdaftar, sehingga tidak ada sistem KKN.

"Jadi Kepala Ohio maupun pejabat Ohio takut merekayasa nana penerima karena resikony

Penerimaan BLT di Ohoi Ohoiren kecamatan kei kecil barat kab Malra,Bupati Malra Drs Hi M.Taher Hanubun ikut hadir serta juga menyerakan simbolis kepada para penerima,

Dalam sepata kata Bupati Malra kepada warga masyarakat Ohoi Ohoiren bahwa nama nama untuk mendapat bantuan baik PKH,BLT dll ini sudah di ajukan,jadi tentu tidak ada sistim KKN.

Karna kepala Ohoi maupun pejabat Ohoi tentu takut merekayasa nama penerima,karna tentu resikonya sangat besar,

 Hanubun berharap agar warga tetap berhati hati dan juga harus mengambil jarak dan selalu mempergunakan masker.

"Saya berharap agar bantuan yang sudah di salurkan ke masyarakat ini agar bisa dapat memanfaatkan dengan baik,karena bantuan ini berdampak pada pandemik covid 19," tuturnya mengakhiri. (***)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com