,
15 September 2020 | dibaca: 61 Kali
TV One dan Skandal Dilarang Meliput
Aneh, Soal Rapid Test Saja, PUPR Muba Diskriminatif Terhadap Media
noeh21


Muba, Skandal

Adanya kegiatan rafid tes pada dinas PU PR kabupaten Muba Selasa ( 15/09/20 ) yang di duga ASN dan TKS dinas PU PR adanya terpapar covid 19, yang mana dinas ini seringnya dinas luar pada pelaksanaan pekerjaan proyek.

Dua wartawanan ini akan meliput pada dinas PUPR sejauh mana pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung dan  beberap banyak karyawan yang di rafik tes, namun saat masuki kantor dinas PUPR setelah memberitahukan pada petugas Pol PP yang jaga, dua wartawan ini tidak di perbolehkan masuk dengan alasan tunggu intruksi dari dinas. Padahal dua wartawan yang bertugas di Muba ini sudah sangat di kenal di kalangan dinas dinas di Muba, kira nya ada apa dengan dinas PUPR yang tidak terbuka dengan kedua awak media ini, dan gugus tugas covid 19 dapat menginformasikan hasil dari rafid tes dengan transfaran dan jagan di tutup-tutupi.

Namun saat di tunggu tidak ada perintah bahwa ke dua wartawan tersebut di perbolehkan untuk meliput, di duga dinas PU PR kabupaten Muba benar adanya terpapar virus civid 19, yang saat ini sedang mengenai kloter perkantoran di Muba.

Kepala di as PUPR  Herman Mayori saat di konfirmasikan melalui whatsApp ke nomor
0813 87876XXX sampai berita ini di buat tidak mendapatkan tanggapan. (***)
Berita Terkait
Berita Lainnya