Tutup Menu

Nelayan Mengeluh Proyek Tambatan Perahu Tak Berfungsi

Senin, 31 Desember 2018 | Dilihat: 1285 Kali
Puluhan nelayan diungsikan di Pelabuhan Tanjung Bonang Desa Sendangmulyo sekitar 1 km .
    


Rembang, Skandal

Cuaca ektrim disertai angin kencang dan ombak besar memaksa nelayan Desa Manggar Kabupaten Rembang mengungsikan puluhan perahu mereka ke lokasi yang lebih aman. 

Ironisnya meski di lokasi itu telah dibangun tambatan perahu yang menelan anggaran Dana Desa (DD) hingga ratusan juta rupiah, namun sampai saat inipun tak dapat digunakan nelayan setempat.



Pantauan di lapangan menunjukkan hanya 25 perahu saja yang tetap bertahan, selebihnya sejumlah 75 perahu diungsikan pemiliknya ke Pelabuhan Tanjung Bonang di Desa Sendangmulyo yang berjarak sekitar 1 kilometer karena dinilai lebih aman.

Salah satu nelayan yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa atas hasil pembangunan tambatan perahu yang baru saja dibangun dari anggaran DD 2018 yang tak dapat difungsikan. Padahal keberadaan tambatan perahu tersebut sangat dibutuhkan nelayan. Lebih-lebih saat musim barat.

“Terus terang sebagai nelayan saya kecewa, apa gunanya ada tambatan perahu kalau tidak dapat digunakan. Padahal saat musim barat sekarang ini sangat dibutuhkan,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi, Ketua Paguyuban Perahu Nelayan “Singa Laut”  Desa Manggar membenarkan jika tambatan perahu yang baru selesai dibangun belum bisa difungsikan. Ia menuturkan belum dipergunakannya lokasi itu akibat masih banyak batu karang yang bisa mengancam keselamatan.

“Nelayan di sini belum berani menggunakan, masih banyak batu karang yang bisa membahayakan perahu. Batu-batu karang ini harus diangkat terlebih dulu,” katanya.

Lebih jauh Sukri menuturkan, Tambatan Perahu yang baru saja selesai dibangun belum maksimal karena hanya 50 meter saja, harusnya 100 meter sehingga dapat menampung perahu lebih banyak.

“Nelayan di sini mengungsi ke tempat yang lebih aman, meskipun untuk itu mereka harus bekerja ekstra,” tuturnya.

Disinggung soal kekecewaan nelayan, Sukri mengatakan wajar saja jika masyarakat nelayan kecewa, karena sudah cukup lama mendampakan adanya Tambatan Perahu. Namun setelah Tambatan Perahu selesai dibangun tidak bisa difungsikan.

“Saya berharap Pemda segera turun tangan untuk membantu nelayan, supaya Tambatan Perahu itu bisa segera difungsikan, agar nelayan di sini tidak mengungsi lagi. (Sutrisno/Rbg).

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com