,
26 Desember 2019 | dibaca: 452 Kali
Hasil Peremajaan Diolah Jadi BBN
Bupati Muba Lakukan Penanam Sawit Peremajaan  di Areal KUD  Sejahtera.
noeh21
Bupati Muba Dodi Reza saat penanaman kelapa sawit

Skandal Muba

Bupati Muba Dodi Reza Alex dalam kegiatan kunjungan kerjanya di  kebun KKPA 1 Devisi A Desa Sungai Angit, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin melakukan Penanaman Kelapa Sawit  pada areal KUD Sejahtera.

Bupati sedang berbincang dengan Ketum KUD Sejahtera dan Kadis perkebunan Muba Iskandar Siryanto

Bupati didampingi Sekda Muba H. Apriadi MSi, beberapa OPD , Perwakilan Dandim  Muba 0401, Polres Muba dan turut hadir anggota DPRD Muba Muhamad Amin SH, Karen Karnadi ( 24/12/19). 

Program peremajaan atau replanting kelapa sawit yang diinisiasi Bupati Muba Dodi Reza bersama Wakil Bupati Muba Beni Hernedi dan disaksikan secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo pada Oktober 2017 lalu terus bergulir hingga saat ini. 

Program percontohan di Indonesia ini mendapat apresiasi dan sorotan dari berbagai pihak. Program ini dinilai berhasil meningkatkan kualitas hasil perkebunan sawit milik rakyat di Kabupaten Muba. 

Hingga tahun 2019 berkat program peremajaan perkebunan kelapa sawit milik rakyat yang dicanangkan Bupati Muba Dodi Reza tersebut telah menyelamatkan dan meningkatkan taraf ekonomi sebanyak 6.536 Kelompok Kebun (KK) dari 24 Koperasi dan KUB (Kelompok Usaha Bersama) di Muba. 

"Program peremajaan sawit milik petani rakyat ini terus berjalan, dan Alhamdulillah hingga 2019 ini sudah 12.238 hektar lahan perkebunan sawit milik rakyat di Muba yang sudah dilakukan peremajaan dengan total 6.536 kelompok kebun yang terbantu melalui program percontohan di Indonesia ini," ungkap  Dodi Reza di sela peresmian replanting Kebun Plasma KUD Sejahtera Kecamatan Babat Toman Tahun 2019, di Kebun KKPA 1 Devisi A desa Sungai Angit.


Bupati bersama tim reflanting


Dikatakan, KUD Sejahtera merupakan wilayah barat perdana yang dilakukan peremajaan perkebunan sawit. "Tahun ini 614 hektar yang kita remajakan, tahun 2020 nanti akan kita tingkatkan lagi program replanting ini untuk di wilayah Babat Toman," jelasnya. 

Dia melanjutkan untuk program turunan nantinya akan berkesinambungan dengan keberadaan pabrik IPO di Muba, dimana nantinya Muba akan memiliki pabrik IPO pertama di Indonesia untuk menampung hasil sawit rakyat yang akan diolah menjadi Bahan Bakar Nabati. 

"Dengan target meningkatkan kesejahteraan petani sawit di Muba dapat teralisasi dengan upaya-upaya program terobosan yang akan kami lakukan," ungkapnya. 

Kepala Dinas Perkebunan Muba, Iskandar Syahrianto mengatakan untuk lahan KUD Sejahtera Kecamatan Babat Toman seluas 614 HA Ha dengan jumlah pekebun (Petani) 300 KK tahun tanam 1994/1995.

Di tahun 2019 ini  merupakan tahap awal pada areal KKPA Divisi I wilayah kebun explasma KUD Sejahtera yang total luas keseluruhannya mencapai 3.000 HA lebih dengan jumlah pekebun 1.529 KK, terbagi dalam wilayah sampai dengan divisi 3. Diitargetkan akan selesai diremajakan hingga tahun 2022.

"Alhamdulillah saat ini kebun pembibitan yang dibangun dan dikelola sendiri oleh kud sejahtera merupakan satu-satunya pembibitan kelapa sawit yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin yang dikelola sendiri oleh pekebun guna memenuhi persediaan kebutuhan bibit kelapa sawit dalam peremajaan kebun KUD sejahtera sendiri," tutur Iskandar.

Menurut dia,  kebun pembibitan yang dibangun oleh KUD Sejahtera nantinya akan menjadi kebun pembibitan sebagai usaha pokok tambahan pada KUD Sejahtera dengan memproduksi bibit kelapa sawit yang siap tanam.

"Selain untuk memenuhi kebutuhan sendiri, juga akan diproduksi dan dipasarkan ke pihak luar sehingga pembibitan ini dapat menjadi semacam usaha produsen bibit kelapa sawit yang siap tanam. Tujuannya selain untuk meningkatkan usaha KUD sejahtera, juga akan menciptakan lapangan kerja bagi karyawan dan masyarakat sekitar," terangnya.  

Iskandar menjelaskan, di Kabupaten Muba terdapat 133.557 Ha lahan pekebun sawit rakyat. Itu artinya masih banyak lahan yang berpotensi untuk diremajakan dan berlanjut akan terus dilaksanakan .

Ketum koperasi psejahtera Drs Thamrin MSi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba yang telah berupayah meningkatkan kesejahteraan terhadap petani sawit di Muba.

 "Kami sangat berterima kasih dengan Pak Bupati. Program - program dan terobosan beliau memang sangat terbukti  meningkatkan kesejahteraan petani sawit di Muba," paparnya.



Thamrin mengatakan di bawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza telah berhasil menunjukan kepada seluruh rakyat Muba, khususnya kalangan petani sawit, selalu ada jalan keluar untuk meningkatkan  pendapatan dan kesejahteraan petani sawit di kondisi seperti saat ini.

"Bupati Muba telah melakukan jawaban bagaimana upaya dan keseriusan yang pada akhirnya menunjukan keberhasilan dan harga sawit di kalangan petani sawit," imbunya. (dris)
 
Berita Terkait
Berita Lainnya