,
03 September 2019 | dibaca: 621 Kali
Polres Bekasi Gelar Sosialisasi Tertib Berlalulintas pada Ojol dan Opang
noeh21

Bekadi, Skandal

Polres Kabupaten Bekasi melakukan  pertemuan dengan para pengendara Ojol (Ojek Online) dan Opang (Ojek Pangkalan) se-Kabupaten Bekasi dalam acara Sosialisasi Tertib Berlalulintas Berkeselamatan di Jalan Kepada Kaum Milennial, di Aula Polres, Senin.
 2/9.

Pertemuan berlangsung akrab, penuh canda saat dialog dengan Kasat Lantas, AKBP Hartono yang memandu sosialisasi tersebut.

AKBP Tartono


Kolid, salah satu pengemudi Ojol siap mengakomodir Ojol maupun Openg di lahan kosong dekat stasiun agar tak semraut.

"Saya usul kalau di lahan kosong itu diberikan tenda untuk bertedih dan kumpulnya pengojek," ujar Kolid pada AKBP Tartono.

Kasat langsung meng-iya-kan usul Kolid tersebut. "Nanti saya tindaklanjuti. Semua bisa kumpul di tenda, baik pengemudi maupun penumpang sehingga bisa tertib," ujar AKBP Tartono.

Selain setuju, Kasat juga meminta kendala-kendala di lapangan dilaporkan ke anggota. "Kami akan bantu pengamanan," tandas Tartono.

Sontak saja ratusan pengojek online pun bersorak. Mereka merasa terlindungi. Bahkan Kolid berjanji tenda bantuan Kasatlantas tak hanya diperuntukan Ojol, tapi Opang pun  dapat bergabung.

Dialog tersebut salah satu pendekatan AKBP Tartono  mengajak komunitas Ojol dan Opang dalam membantu dan peduli pada keselamatan orang banyak. Sebab, membantu keselamatan orang lain, sama artinya membantu keselamatan diri sendiri.    
"Dengan begitu terciptalah tertib berlalulintas untuk keselamatan di jalan," tandas Kasat AKBP Tartono.

Menurut dia,  membantu keselamatan orang lain, hanya dengan  mentaati aturan lalulintas secara sadar,  bukan tanpa paksaan. "Kesadaran itu tumbuh dari diri sendiri untuk melindungi orang lain dan diri sendiri," tuturnya.

​​​​Kasat mencontohkan, melapor atau menginformasikan adanya suatu kecelakaan, itu sama saja  membantu petugas. "Bukan ada kecelakaan, malah menonton, memarkir kendaraan dekat kecelakaan dan bikin macet. Sukur-sukur ikut menolong korban, itu sudah punya kepedulian kemanusiaan," tambah Kasat.

Dalam sosialisasi itu,  Kasat Lantas AKBP Tartono memberikan beberapa tips berkendara yang baik di jalan. 





Pertama, sadar bahwa dirinya wajib mentaati aturan dgn penuh kesadaran

Kedua, perlu belajar road safety ( berperan aktif upaya2 membangun lalu lintas yang aman selamat tertib & lancar)

Ketiga, peduli dan mengutamakan keselamatan akan keselamatan para penumpang

Keempat, cek and richek kesiapan operasional kbm nya

Kelima, dalam grup  komunitas pengemudi memiliki spirit membangun budaya tertib

Keenam,  pahami p3k dan masalah-masalah emergency lalu lintas

Ketujuh, membantu polisi ketika ada masalah kemacetan atau kecelakaan

Delapan, tidak parkir atau ngetem sembarangan

Sembilan, hindari konflik anarkisme

Kesepuluh,  hindari mabok ugal-ugalan, kebut-kebutann yang membahayakan keselamatan bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lain, dan tsrakhir tidak melakukan tabrak lari***
Berita Terkait
Berita Lainnya