,
23 November 2017 | dibaca: 211 Kali
DR Eggi Sudjana SH M.Si: Setnov akan dihujat Pengadilan Rakyat
noeh21
Jakarta, Tabloid Skandal

Pengacara kondang Eggy Sudjana mengingatkan KPK dan Kepolisian agar jujur, profesional dan berani  melakukan  penegakan hukum terhadap  Setya Novanto, tersangka korupsi pengadaan e-KTP yang kini ditahan oleh KPK.

“Jika tidak, maka tunggulah keadilan rakyat akan datang dengan caranya sendiri,” tulis Eggi Sudjana dalam Whatsapp (WA) yang dikirim ke Tabloid Skandal semalam, 22/10.

Pengacara yang juga dikenal sebagai aktivis Islam sejak Orde Baru ini menilai masyarakat kecewa dan kesal terhadap sikap Setya Novanto. Misalnya “menghilang” dari rumah  saat akan ditangkap, ataupun mangkir dengan alasan sakit hingga menjalani rawat inap, seperti kasus kecelakaan lantaran Fortuner yang ditumpangi menabrak tiang listrik di kawasan Simprug, Jakarta Selatan. Setnov pun akhirnya dirawat di RSCM.

Padahal, seperti rujukan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkan tidak perlu adanya rawat inap. Apalagi sakitnya ringan. “Tapi, kenapa setiap kali akan diperiksa, selalu mengelak dengan alasan sakit?” tanya Eggi, seraya menyebutkan hasil rujukan IDI itu, maka Setnov dapat dikenakan pasal 378 KUHPidana tentang penipuan.

Bahkan, selain pasal 378 KUPidana tadi, Setnov pun dapat dikenakan pasal 421 KUHPidana tentang penyalagunaan wewenang bagi pejabat yang memeritahkan sesuatu dan membiarkan sesuatu, maka dipidana 2 tahun 8 bulan.

Alasannya, menurut Ketua Umum Tim Pembela Ulama dan Aktivis ini, Setnov memerintahkan untuk tidak ada pergantian dirinya dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPR.”Padahal publik tahu dia jadi tersangka dan ditahan. Lalu, bagaimana dia menjalankan fungsinya sebagai Ketua DPR RI,” tambahnya.

Eggi Sudjana juga menilai Setnov membiarkan sesuatu berupa apa saja yang berkaitan tugas-tugasnya sebagai Ketua DPR demi kepentingan pribadi. “Jadi pihak polisi dapat koneksitas dengan KPK dalam tangani kasus Setnov ini, dan bisa melakukan pemeriksaan dengan dasar pasal 421 KUHPidana tersebut,” urai Eggy.
“Janganlah masyarakat dianggap bodoh. Makanya, kita ingatkan Kepolisian dan KPK jangan terpedaya oleh Setnov,” jelasnya mengingatkan di akhir WA-nya.
 
Berita Terkait
Berita Lainnya