,
06 Maret 2018 | dibaca: 63 Kali
LKBH-LAW DAM
Pendidikan Butuh Keteladanan
noeh21

Pendidikan merupakan kebutuhan sepanjang hayat bagi manusia. Tanpa pendidikan manusia akan sulit berkembang dan terbelakang . Dengan demikian pendidikan harus diarahkan untuk menghasilkan manusia yang berkualitas, mampu bersaing, punya budi pekerti yang luhur dan bermartabat .

Pendidikan yang bermutu adalah pendidikan yang mampu mempersiapkan warga negaranya agar dapat berperan aktif dalam seluruh lapangan kehidupan ,cerdas, aktif, kreatif, terampil, jujur, disiplin, dan bermoral tinggi,demokratis,dan toleran dengan mengutamakan persatuan bangsa dan bukannya perpecahan. Mutu pendidikan dapat ditingkatkan melalui serangkaian pembenahan terhadap segala persoalan yang dihadapi.

Aspek teori dan rekonstruksi yang di kemas dalam kurikulum yang dijiwai dominasi ekonomi dan komersialisasi harus diimbangi dengan ilmu-ilmu terapan untuk menopang pembentukan kehendak kuat dan sikap dasar dalam menentukan pilihan-pilihan .

Lembaga pendidikan harus memberikan prioritas dasar dalam pendidikan moral (budi pekerti),kejujuran,filsafat dan logika dasar keterlambatan dan lemahnya dalam pemberian dasar tersebut dapat melemahkan pola pikir dan impian tentang karakter building.

Kurikulum dan isi pembelajaran secanggih apapun kurang berdaya guna apabila atmosfir lingkungan yang jujur tidak terkondisikan. Sangat ironis bila tenaga pendidikan malah memberikan teladan ketidak jujuran seperti sertifikasi profesi,maupun manipulasi nilai.

Empat aspek yang dapat dijalankan dalam reformasi pendidikan kejujuran yaitu : Pertama kurikulum serta isi yang diajarkan kepada peserta didik harus dikaitkan dengan kenyataan dan praktek yang ada dilingkungan sekitarnya. Kedua terciptanya atmosfir di lingkungan yang jujur mulai dari keluarga,sekolah, teman dan lingkungan masyarakat. Solusi dapat diawali dari keteladanan pimpinan yang jujur .ibarat pimpinan adalah "air" dan peserta didik dan perangkatnya adalah "ikan". Jika airnya kotor seluruh ikannya kotor juga .Ketiga adanya pengenalan diri ,tugas,fungsi dan perannya serta kemampuan bertindak sesuai tugas dan fungsi serta martabatnya .Keempat kemauan dan kehendak yang kuat dalam proses pendidikan baik buat praktik analisa ,konsiderasi dan askese educationalnya perlu disiapkan sejak dini.

Institusi pendidikan sebaiknya harus bersih dan dapat menciptakan atmosfir iklim kejujuran dan keteladanan ,bersih dari iklim pendidikan yang distruktif,janji-janji pendidikan yang tidak terealisasi,dan birokrasi yang koruptif. Guru dituntut untuk selalu profesional baik dalam situasi apapun walau tidak "well paid " . karena guru adalah panggilan hati punya tanggung jawab dan pekerjaan yang berat.ketika keputusan diambil untuk menjadi guru ,sudah siap untuk miskin ,bukan untuk
corruption by needs atau corruption by dreams. ( did )
Berita Terkait
Berita Lainnya