,
27 Maret 2018 | dibaca: 110 Kali
PUSAKA PATI DEKLARASI ANTI HOAX
noeh21

Pati. Skandal

Persatuan Pengusaha Karaoke Pati (Pusaka Pati)  melakukan deklarasi ANTI HOAX di markasnya Komplek Pertokoan Ngarus Pati Jawa Tengah, 26/3.

Deklarasi dihadiri seluruh pengusaha hiburan karaoke. Mereka mendukung penuh deklarasi menangkal berita bohong, seperti anti adu domba antar sesama anak bangsa, menjaga pancasila dan bersumpah menjaga keutuhan NKRI sebagai "harga mati ".

Joko Mustiko, Ketua Pusaka Pati saat di konfirmasi  menjelaskan, deklarasi ini sebgai bentuk pernyataan sikap menentang berita berita bohong yang sering dan suka memberitakan berita berita yang tidak benar yang bisa menimbulkan perpecahan dan benturan antar masyarakat.

"Ini sebagai bentuk kesetiaan kami hidup di negeri NKRI yang kami cintai. Atas nama ketua dan anggota  Pusaka Pati menentang keras berita hoax," ungkap Joko.

Menurut Joko, Pusaka Pati  juga menjalin kerja sama antar masyarakat termasuk toga dan tomas. Selain itu juga  juga menyuarakan anti hoax kepada seluruh elemen masyarakat.

"Waspada dan tidak menelan mentah dari semua berita atau informasi di media sosial, paling tidak memfilter segala bentuk informasi," terang pengusaha muda kelahiran Gondoharum yang ramah bergaul.

Sementara pemerhati sosial dan jejaring media menyebutkan dampak dari era globalisasi sebagai bentuk tantangan masyarakat dalam kehidupan yang semakin berat dan penuh persaingan. Apalagi pelbagai lapisan sosial dapat mengakses di media sosial, seperti fb.

"Semua dan apa saja dari peristiwa apapun diuplod, diunggah media sosial," ungkap Ajie Pati. 

Menurut dia,  dari semua pengguna media sosial bermacam macam ragamnya. Ada yang menggunakan serta memakai dengan cara cerdas dan profesional. Bahkan juga ada yang tidak dan kurang cerdas dalam bersosial media.

"Artinya  comot  share dan uplod beritanya.  Mereka tidak tahu kalau berita itu hoax. Malah dari rekan rekan penanggung jawab media online sudah terbukti di cokok oleh team cyber crime karena berita bohongnya, " terang Ajipati jurnalis sejak era reformasi yang tergabung di IPJI. (Ist)
Berita Terkait
Berita Lainnya