,
11 Februari 2018 | dibaca: 77 Kali
Terpilih Aklamasi, Thia Yufada Pimpin Perwosi Sumsel
noeh21
Palembang, Skandal

Pengurus Provinsi Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Musywarah Olahraga Provinsi (Musorprov) ke-4, Sabtu (10/2) di ruang rapat Dispora Sumsel. 
 
Musorprov tersebut digelar dalam rangka pemilihan Ketua Umum baru masa bakti 2018-2021 menggantikan Ketua Umum sebelumnya Hj. Syarfina Syarif Poerwadi yang telah memimpin Perwosi Sumsel selama tiga periode dan berakhir masa kepengurusannya tahun 2018. 
 
Pada sesi pemilihan Ketua Umum tersebut  Erini Thia Yufada terpilih secara aklamasi menahkodai Perwosi Sumsel periode selanjutnya. Para anggota musorprov resmi memilih istri Bupati Musi Banyuasin ini, karena dinilai layak dan merupakan sosok wanita yang tepat dalam menjalankan tugas sebagai ketua umum masa bakti 2018-2021.
 
Pelaksanaan Musorprov ini dibuka langsung oleh Kadispora Sumsel H Akhmad Yusuf Wibowo yang dihadiri juga oleh wakil ketua umum I KONI Sumsel H Dhennie Zainal, kabid organisasi KONI Sumsel H Asdit Abdullah, sejumlah pengurus Perwosi Sumsel serta tamu undangan lainnya.
 
Wakil ketua I KONI Sumsel H Dhennie Zainal mewakili Ketua Umum dalam sambutannya turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketua umum dan jajaran pengurus Perwosi yang lama. Menurutnya, peran wanita dalam memajukan olahraga di Sumsel sangat besar. 
 
"Perlu diketahui bahwa dalam pelaksanaan PON di Jawa Barat yang lalu, sejumlah medali turut disumbangkan oleh atlet perempuan diantaranya Cabang menembak, dayung, atletik dan cabor lainnya. Artinya atlet wanita memang perlu pendampingan yang sangat serius khususnya dari pihak perwosi Sumsel," terangnya.
 
Sementara itu, Kadispora Sumsel H Akhmad Yusuf Wibowo sebelum membuka secara resmi  pelaksanaan Musorprov mengingatkan bahwa tahun ini Sumsel nanti akan melaksankan Asian Games ke 18 bulan Agustus mendatang. 
 
"Pada pelaksanaan Asian Games nanti, dari 11 cabor yang dilaksanakan, salah satunya cabor football women atau sepak bola wanita. Disinilah peran perwosi untuk ikut ambil bagian dalam melaksanakan Asian Games,"jelas Yusuf yang juga Waka IV KONI Sumsel.
 
Ditambahkannya, dampak pelaksanaan Asian Games salah satunya menjadi insfirasi bagi provinsi lain, memacu prestasi olahraga, wawasan atlet daerah menjadi wawasan olimpiade, memperkuat jakabaring menjadi sport city, kemudian industri olahraga yakni produk even olahraga.
 
"Sementara peninggalannya sendiri adalah 22 venue olahraga yang terintegritas dalam satu kawasan yang semuanya berstandar internasional. Selain itu juga termasuk kesejahteraan masyarakat, jadi perwosi dapat terus menpromosikan hal tersebut apalagi memasuki jaman now ini," pungkasnya. (Idris)
 
 
 
 
Berita Terkait
Berita Lainnya