,
23 Februari 2018 | dibaca: 22 Kali
Pemkab Muba akan Bentuk Dana Pundi Abadi
noeh21
Jakarta,Skandal

Bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam mengusung gagasan membentuk Pundi Dana Abadi (Sovereign Wealth Fund) tidak main-main. Hari ini Kamis (22/2/2018) bertempat di Gedung Thamrin Jakarta, Pemkab Muba melakukan diskusi lanjutan pertemuan dengan konsultan UNDP Indonesia.

Tujuan pembentukan Dana Pundi Abadi ini untuk mengurangi ketergantungan pada sumber daya minyak dan gas bumi, maka dari itu Kabupaten Muba bekerjasama dengan Badan PBB Pembangunan (UNDP) untuk pembentukan awal Pundi Dana Abadi untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) dan untuk mengatasi ketidaksetaraan.

Demikian disampaikan Plt Bupati Muba, Beni Hernedi dihadapan Ahli Motivasi Pembiayaan, UNDP Headquarter New York

"Indonesia tidak bisa lagi terus bermimpi tentang kelangsungan sumber-sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui. Meskipun penggalian sumber-sumber daya alam tersebut telah meningkatkan kemakmuran di Indonesia, kita tidak bisa bergantung padanya untuk masa depan.

Bahkan sekarang pun tidak bisa sangat tergantung pada penggalian besar-besaran dari sumber daya alam tersebut sebab kita perlu menggunakan sumber daya alam tersebut secara berkala sekaligus melindungi lingkungan," Kata Beni.

Pemerintah daerah mempunyai surplus anggaran dari pendapatan minyak dan gas bumi, demikian menurut Kementrian Keuangan. Namun, hal ini tidak diikuti oleh kapasitas fiskal yang optimal. Pundi Dana Abadi dapat membantu pemerintah merencanakan masa depan dan meyakinkan bahwa ketika sumber-sumber daya alam telah habis masyarakat dan pemerintah mempunyai sumber-sumber lain dan pilihan-pilihan untuk terus maju.

"Untuk gagasan itu semua, maka dari itu kami membutuhkan masukan dari pihak UNDP sebagai pendamping kami mengusung ide bentuk dana Pundi Abadi ini, setidaknya bisa memberikan banyak opsi bagi Pemkab Muba, untuk nantinya akan dijadikan sebagai draft Perda nantinya, "tukasnya.

Sementara itu Ahli Motivasi Pembiayaan, UNDP Headquarter New York, Cristina Mosneaga mengapresiasi dan takjub akan gagasan Pemkab Muba Bentuk Dana Pundi Abadi pertama di Indonesia. 

"Nantinya saya akan sosialisasikan ke tempat-tempat yang lain, karena Muba menjadi Kabupaten pertama di Indonesia yang memilikinya, saya faham pada tahap awal tentu mempertimbangkan opsi-opsi mana yang terbaik, Saya fikir ini harus disetujui masyarakat setempat dahulu, dimana UNDP bisa membantu mengidentidikasi , memilih opsi tentang ide ini, bagaimana supaya uangnya dijadikan investasi atau opsi lainnya, "ujarnya.

"Cadangan Indonesia akan sumber sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui bisa habis tahun 2030. Membentuk pundi dana Abadi bisa membantu pemerintah daerah menginvestasi kelebihan dana untuk generasi mendatang, atau menggunakannya untuk pembangunan berkelanjutan yang lebih inklusif. dengan menangani masalah masalah tersebut sekarang, pemerintah daerah akan lebih siap menghadapi masa depan. itu sebabnya Kami sangat senang bisa bekerjasama dengan Kabupaten b Musi Banyuasin karena pembelajaran dari pembentukan dana ini akan berguna bagi kabupaten-kabupaten lain," kata Penasehat Tata Kelola SDA UNDP, Abdul Wahib Situmorang.
Berita Terkait
Berita Lainnya