,
25 April 2018 | dibaca: 550 Kali
Oknum Kasubag Monopoli Proyek DPRD Bojonegoro
noeh21
Pemeliharaan gedung DPRD Bojonegpro


Bojonegoro Skandal,ag

Oknum Kasubag pada kantor Sekretariatan DPRD Bojonegoro dituding memonopoli proyek pemeliharaan Gedung DPRD yang anggarannya dari APBD 2018.

Akibatnya, IR jadi perbincangan internal karyawan DPRD. Banyak di antara mereka bersikap nyinyir dan menuduhnya kemaruk.

Bahkan informasi yang diterima, Selasa (24/4) menyebutkan penguasaan proyek tidak hanya berupa fisik. Melainkan  catering dan perbaikan kendaraan dinas DPRD. 

Saat dimintai tanggapan tentang hal tersebut, IR tidak menjelaskan secara detail tentang proyek yang dikuasai.”Maaf, semua sudah prosedur,” katanya.

Namun dari keterangan sejumlah karyawan DPRD membenarkan, bila Ir  menguasai pengerjaan proyek fisik maupun non fisik selama dirinya mengabdi dua tahun  di Sekertariat DPRD.

Pantauan di lokasi, saat ini diketahui proyek fisik yang sedang dikerjakan, di antaranya pengecatan tembok bangunan dan perbaikan plafon gedung DPRD.

Anggarannya mencapai puluhan juta. ”Memang semua ini tugas saya dan tidak ada persoalan,” terang Ir  sambil berlalu. 
Dia mengelak jenis proyek yang bersumber dari APBD itu dikategorikan dikerjakan asal asalan, karena dikerjakan swakelola, tidak dikerjakan oleh kontraktor di bidangnya.

Wakil Ketua DPRD Ahmad Sunjani  membenarkan apabila ada informasi tersebut. LNamun dia enggan untuk diwawancarai dan menjelaskan l
tentang adanya penguasaan pengerjaan proyek di DPRD.

"Nara sumbernya yang lain saja, jangan saya. Sori ya,” katanya singkat.  

Legislator dari PKB itu lmenolak menjelaskan tentang pengerjaan proyek pemeliharaan Gedung DPRD yang dikuasai salah satu karyawan DPRD, yang saat ini menjadi perguncingan di antara karyawan DPRD. 

Ternyata  memonopoli pengerjaan proyek, juga dilakukan Ir jauh sebelum bertugas DPRD, yaitu  saat berdinas di Bagian Umum Pemkab  Bojonegoro. Dia  juga dituding memonopoli proyek (bond)
Berita Terkait
Berita Lainnya