Tutup Menu

Kadis Perkim Risih Dengan Wartawan

Kamis, 20 Mei 2021 | Dilihat: 476 Kali
    
Lubuklingau – tabloidskandal.com
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera selatan, terkesan risih dengan Wartawan hal ini terbukti dari tulisannya melalui Whatsapp Rabu (19/05)
 
“Mohon maaf aku lagi di perjalan DL, mohon nak betanyo dimano letak salahnyo tehadap rehab tersebut. Apa tidak kesesuaian dengan rencana teknis, apa melanggar aturan kalau rehab gedung tersebut, kalu ada hal-hal masalah teknis silakan temui bidang teknis kami melalui Kabid Pemukiman dan kasubbid perencanaan teknis, Kamu melihat tidak ado papan merek kapan diamati pekerjaan itu apa hari ini bae? Atau memang dari titik nol sudah diamati dan dipasti akan papan merek idak ado? Jadi mohon maaf karno aku di perjalanan untuk diskusi lebihh lanjut silakan temui kasubbid perencanaan teknis, dan terima kasih atensinyo.” saat dikonfirmasi media ini terkait kegiatan Pengecatan dan Rehabilitasi gudang, tidak ada papan merek tersebut menjadi pertanyaan, sedangkan Wali Kota Lubuklinggau saat temu ramah-tamah dengan Wartawan meminta seluruh kepala dinas untuk menjalin keterbukaan informasi kepada media dan wartawan.
 
Wali Kota ketika temu rama-tamah menerangkan, Awak media merupakan pemberi informasi untuk memperbaiki pelayanan publik semakin bermutu. Hal ini dikatakannya setelah melakukan silaturahmi dengan wartawan yang bertugas di Kota Lubuklinggau, baik media cetak, elektronik, dan online.
 
Keterbukaan informasi adalah gerbang menuju kualitas pelayanan yang lebih baik, untuk itu dibutuhkan sinergi yang kuat antara pekerja media dengan penyelenggara pemerintahan.
 
"Wartawan adalah pemberi informasi yang bermanfaat kepada masyarakat. Keterbukaan informasi akan membantu pelayanan publik semakin baik, sekaligus terbuka terhadap kritik dan saran." ujarnya
 
Trisko Kepala Dinas Perkim Kota Lubuklinggau terkesan risih dalam penyampaian tulisannya melalui Whatsapp apa yang dikerjakan kepada wartawan, karena setiap dinas memiliki kinerja dari tugas masing-masing sebagai fungsi pelayanan ke masyarakat.
 
Sementara, salah seorang jurnalis Rifai mengatakan, keterbukaan informasi sangat dibutuhkan bagi pekerja media karena dari sana akan didapat data yang akurat dan berimbang mengenai isi yang berkembang di masyarakat yakni menurut Sumber kegiatan pengecatan dan rehabilitasi gudang tersebut menelan dana anggaran tahun 2021 Rp. 199.000.000.kata sumber Jrw dihapan media ini dan beberapa media lain membeberkan kegiatan tersebut patut dipertanyakan ujarnya.
 
"Kami menyambut baik amanah dari Wali Kota Lubuklinggau karena kami membutuhkan informasi yang berimbang dan narasumber yang terbuka terhadap informasi," Sampai Berita ini Kabid pemukiman dan Kasubbid perencanaan belum berhasil ditemui.
(ED).
 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com