,
10 Mei 2018 | dibaca: 901 Kali
GJL Temukan Pungli di BLUD RS Soewondo Pati
noeh21

Pati, Skandal

Lembaga Swadaya Gerakan Jalan Lurus (GJL)  menemukan berbagai macam penyimpangan di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewondo) Pati Jawa Tengah.

Salah satu temuan itu, seperti diutarakan oleh Ketua GLJ, menurut Riyanta SH,  penerimaan dan perekrutan pegawai di BLUD RS Soewondo itu tidak sehat lagi. 

"Apalagi ada pengakuan dari salah satu pegawai jika dalam perekrutan pegawai ada pungutan biaya kisaranRp 60 - Rp 70 juta per pegawai," ungkap Ryanta. 

Dia menyebut "kutipan" itu  dengan modus menitipkan uang kepada oknum di RS  Soewondo  sekaligus mafia alias makelar jabatan.

Pria kelahiran Sleman ini menambahkan, jika pungutan liar itu di lakukan oknum di lingkungan RD Soewondo secara masif dan struktur untuk mengelabui masyarakat. Apalagi rekrutmen tersebut rata rata harus membayar puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.

"Ini adalah bentuk bentuk yang merugikan masyarakat dan perlu wajib kita brantas," tegas Riyanta.

Menurutnya,  aktivis GJL telah melakukan investigasi mendalam untuk mrmbongkar kejahatan pungli dan korupsi di Pati, serta secepatnya di laporkan untuk proses penegakan hukum.

Sementara tim skandal .com juga mengkonfirmasi ASN yang siap memberikan informasi tentang buruknya sistem perekrutan pegawai  berusaha menemui Direktur BLUD RS Soewondo. Namun selalu berkali kali gagal menemui untuk konfirmasi berkait adanya pungutan liar rekrutmen penerimaan pegawai.

Salah satu pegawai berinisial M yang minta namanya dirahasiakan  siap  membongkar sistem layanan di kantornya.

Kepada  Riyanta,M menjelaskan secara gamblang  bobroknya mental oknum oknum lapar pemakan duit rakyat di BLUD RS Soewondo. 

"Mereka lakukan pungli," ujar M kepada  Riyanta, purnawirawan kepolisian dan inisiator lembaga GJL sekaligus pengacara, motivator pencerdas kehidupan bangsa di wilayah Kabupaten Pati.@jie556)
Berita Terkait
Berita Lainnya