,
18 Maret 2018 | dibaca: 75 Kali
Ratusan Buruh Resah Datangi Rumah DPRD
noeh21

Bojonegoro, Skandal

Perwakilan Buruh Koperasi Karep sebanyak 20 orang kemarin Sabtu 17 Maret 2018, mendatangi rumah Anam Warsito Wakil Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro. Mereka  mengadukan nasib soal  rencana perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). 

Mbk Yah, salah satu perwakilan  buruh Koperasi Karep mengungkapkan  rencana  perusahaan mem- PHK seluruh pekerja musiman yang bekerja puluhan tahun  berjumlah sekitar 500 orang. 

Apalagi kabar PHK sudah disosialisasikan  oleh pihak koperasi Kareb, hingga  menbuat pihak buruh resah. Sebab  upah dari pekerjaan yg mereka geluti merupakan salah satu-satunya harapan hidup mereka untuk keluarga.

Para buruh mengaku 24 Maret mendatang perusahaan memberikan  beberapa pilihan tersebut di antaranya;

1. Karyawan yang diberhentikan mendapat pesangon, jamsostek, dan dansos tapi tidak dapat THR dan sudah dinyatakan keluar dari perusahaan

2. Karyawan yang diberhentikan dapat THR, jamsostek dan dansos tapi tidak dapat pesangon 

3 . Pilihan no tiga ini kurang jelas dan cenderung ditutupi oleh perusaha ,ujar Mbk Yah yang mewakili karyawan koperasi Kareb.

Menanggapi pengaduan dan keluhan perwakilan buruh koprasi Kareb , anggota DPRD yang juga Wakil Ketua Komisi A  Anam Warsito menyampaikan  pengaduan  sudah dinotulen, selanjutnya akan menjadi bahan kajian di Komisi A.

"Apakah yang akan dilakukan Koperasi Kareb tersebut ada pelanggarannya apa tidak jika dilihat dari undang-undang ketenaga kerjaan, Selanjutnya komisi A akan koordinasi dengan Komisi C yang membidangi ketenagakerjaan untuk segera melakukan hearing dengan dinas terkait," tegas cak Anam Warsito. (Bond)
Berita Terkait
Berita Lainnya